Khadafy Berunding dengan Pemberontak

Kompas.com - 17/06/2011, 14:33 WIB
EditorKistyarini

TRIPOLI, KOMPAS.com — Pemerintah Muammar Khadafy berunding langsung dengan pemberontak Libya, kata seorang utusan Rusia, sementara putranya mengatakan jalan keluar bagi  konflik selama ini adalah pemilihan umum.      

Utusan Rusia, Mikhail Margelov, berada di Tripoli selama sehari setelah mengunjungi pemberontak di basis mereka di Benghazi, pekan lalu, dan menyatakan hal itu setelah berunding dengan Perdana Menteri Libya Baghdadi al Mahmudi.       "Saya yakin kontak-kontak langsung antara Benghazi dan Tripoli sudah berlangsung," ujarnya yang dikutip kantor berita Rusia, Itar-Tass, Kamis (16/6/2011).    

"Perdana Menteri Libya mengemukakan kepada saya kontak-kontak seperti itu berlangsung kemarin di Paris," katanya.Dia menambahkan, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy "telah diberi tahu mengenai hasil-hasil pertemuan ini".       Ia tidak mengungkapkan suasana perundingan itu.

Sementara itu, belum ada konfirmasi dari pihak pemberontak, Dewan Transisi Nasional (NTC).       Mahmudi mengatakan, pengunduran diri dari jabatannya adalah satu "garis merah" yang tidak dapat dilewati meskipun ada imbauan internasional agar dia mundur.       "Yang paling penting bagi kita dalam setiap dialog adalah keutuhan Libya," kata Mahmudi di Tripoli.     

Sebelumnya,  putra Khadafy, Self al Islam, mengatakan, satu-satunya jalan untuk mengakhiri konflik itu adalah menyelenggarakan pemilu dalam beberapa bulan ke depan.        "Pemilu segera dilaksanakan dan diawasi internasional. Itulah satu-satunya jalan yang paling aman untuk mengatasi konflik di Libya," kata Self kepada surat kabar Italia, Corriere della Sera.  

Seorang pejabat AS mengatakan, usul-usul yang diajukan kalangan dalam Khadafy bagi pemilu yang demokratis "sedikit terlambat" dan hari-hari orang kuat Libya itu berkuasa tidak lama lagi akan berakhir.        "Sudah agak terlambat bagi Khadafy dan kelompoknya  untuk mengajukan usul-usul bagi perubahan demokratis. Saatnya bagi dia untuk mundur," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Victoria Nuland.     

Sementara itu, pesawat-pesawat tempur NATO, Kamis pagi, menghancurkan satu hotel kosong,Wenzrik, yang berlokasi dekat kantor-kantor pemerintah dan lembaga penyiaran Libya, kata seorang wartawan AFP.     

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak berwenang mengajak para wartawan ke lokasi serangan Kamis pagi itu, yang hanya bagian dinding hotel itu yang masih tersisa. Mereka mengatakan serangan itu tidak menimbulkan korban.       

Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Libya  Khaled Kaasim  mengecam apa yang dia sebut  serangan "brutal dan sembrono oleh NATO terhadap penduduk sipil."        Kami menolak memberikan komentar mengenai kunjungan Margelov  itu, tetapi ketika didesak tentang kemungkinan perundingan-perundingan tentang pengunduran diri Khadafy, ia mengatakan "tidak seorang pun dapat membuat keputusan-keputusan seperti itu."       

Pemberontak terlihat mematroli jalan-jalan Zawit Bagoulm, 20 kilometer dari Zitan. Posisi-posisi pasukan Khadafy dan para pendukungnya  ditinggalkan, hanya ada pakaian, sepatu, dan amunisi.        Pemberontak kemudian juga memasuki Lawania, sekitar tujuh kilomter (km) jauhnya dan kemudian Ghanymma, kurang dari 10 km dari Yafran, sementara pesawat NATO terdengar terbang rendah.     

NATO, yang melancarkan serangan udara 10 minggu terhadap pasukan Khadafy, dapat melakukan misinya tanpa pasukan darat, kata komandan operasinya dalam satu taklimat.       

Letnan Jenderal Charles Bouchard juga mengatakan, situasi militer di Libya barat, tempat pertempuran, meningkat berkembang "sangat positif".        Para pejabat senior militer dari Inggris dan Perancis, unsur-unsur penting dalam operasi NATO, menyatakan khawatir tentang cara mempertahankan operasi NATO, yang diperpanjang untuk periode tiga bulan kedua  dari 27 Juni.       

Akan tetapi, Menlu Perancis Alain Juppe mengatakan di Aljazair bahwa "sebagian besar masyarakat internasional" menghendaki Khadafy mundur kendatipun ini bukan  tujuan dari resolusi PBB yang hanya mengizinkan serangan-serangan NATO di Libya.

 

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.