Belajar dari Chernobyl hingga Fukushima

Kompas.com - 17/06/2011, 03:26 WIB
Editor

Radiasi

Radiasi dan kegunaan secara medis juga dijelaskan di pusat informasi tersebut. Bagi orang dewasa, skema PLTN hingga inti reaktor nuklir ditampilkan saksama agar memberikan gambaran yang bersahabat tentang teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Gambaran tersebut bertolak belakang dengan citra teknologi nuklir yang ditampilkan secara populer, semisal di dalam film kartun The Simpsons yang berulang kali memunculkan radiasi nuklir dan kecelakaan di PLTN Springfields tempat Homer Simpson bekerja.

Tatiana Smirnova menerangkan, uranium dioxide digunakan sebagai bahan bakar reaktor nuklir. ”Bahan bakar dimasukkan dalam bentuk pellet-butiran-berbobot 4,5 gram. Bahan bakar tersebut dapat digunakan dalam jangka 4 tahun hingga 5 tahun. Setelah itu sisa bahan bakar nuklir dapat didaur ulang untuk PLTN jenis reaktor cepat. Sisa dari bahan bakar disimpan dalam fasilitas khusus yang aman dan terpencil. Bahan bakar nuklir 4,5 gram itu setara dengan setengah ton batu bara dan 600 liter bahan bakar minyak untuk menghasilkan jumlah listrik yang sama,” ujar Smirnova.

Reaktor di Kalininskaya dilindungi beton setebal 1,1 meter dengan ketinggian 76 meter dan radius lingkaran 41 meter. Struktur bangunan dirancang untuk dapat menghadapi gempa 6 skala Richter. Kondisi Rusia memang diuntungkan sebagai negeri daratan yang jarang didera gempa dan bencana alam seperti Jepang dan Indonesia.

Setelah mengunjungi pusat informasi, rombongan diajak memasuki PLTN Kalininskaya. Sejak pintu masuk awal dan bagian dalam, terdapat tempat untuk memantau tingkat radiasi sehingga pekerja dan pengunjung termonitor.

Pengamanan dilakukan berlapis sejak pintu masuk. Perlengkapan helm, sarung tangan, dan penutup telinga diberikan kepada tamu. Rombongan diajak mengunjungi turbin, ruang mesin, menara pendingin, taman di kompleks PLTN Kalininskaya, hingga ruang kontrol utama yang menjadi pusat kendali hidup mati sebuah PLTN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengawas Senior PLTN Kalininskaya, Igor Bogamolov, menjelaskan, selama beroperasi, tidak pernah terjadi keadaan darurat di lokasi tersebut. Penggunaan air untuk pendinginan PLTN dilakukan dengan efisien. ”Kami tidak menggunakan air danau. Kalaupun keadaan sangat darurat barulah digunakan air danau sebagai cadangan. Kami belajar banyak dari kejadian di Chernobyl,” ujar Bogamolov.

Pada ruang kontrol utama, pengunjung bisa melihat para teknisi bekerja 24 jam memastikan tidak ada kesalahan dalam operasional, keseimbangan suhu, dan semua sarana tanggap darurat jika ada masalah. Selain itu, setiap PLTN juga memiliki ruang latihan yang dibuat sama persis dengan reaktor dan ruang kendali utama.

Igor Bogamolov menjelaskan, semua staf harus mengikuti pelatihan berkala di ruang-ruang simulasi. Tempat itu juga digunakan untuk melatih para teknisi PLTN dari negara lain, seperti India dan Iran.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.