Gaun Pengantin Kemben Masih Digemari

Kompas.com - 04/06/2011, 18:03 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com — Gaun pengantin model kemben, dilengkapi dengan bolero transparan, tetap digemari. Pengantin perempuan yang memilih konsep gaun pengantin internasional masih ingin tampil feminin dengan model terbuka. Sementara itu, penggunaan bolero biasanya hanya dipakai saat prosesi ritual keagamaan pernikahan.

Yohanes Bridal memeragakan 10 koleksi gaun pengantin internasional di ajang Wedding Expo ke-16 di Jakarta Convention Center, Jumat (3/6/2011). Gaun pengantin internasional didominasi warna off white dan dengan potongan kemben.

"Kemben pada busana pengantin di Indonesia akan tetap jadi tren karena iklim kita yang tropis dan acara di gedung yang biasanya gerah. Inilah yang membuat pengantin wanita suka mengenakan gaun yang terbuka di bagian dada," ujar Yohanes saat ditemui Kompas Female di Hotel Sahid, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dari sepuluh gaun pengantin kemben, tiga di antaranya menggunakan bolero pendek transparan. "Banyak pelanggan yang memesan bolero, biasanya, pakai khusus untuk pemberkatan di gereja. Setelah itu, saat resepsi, boleronya akan dibuka," ungkap Yohanes.

Gaun pengantin paduan gaya busana Asia dan Eropa juga digemari. Seperti koleksi Yohanes Bridal yang menghadirkan gaun pengantin internasional panjang dan mengembang di bagian bawah. Gaun ini dipadukan dengan semi blazer berbentuk kimono berlengan pendek.

Gaya Eropa dalam gaun pengantin juga menonjol pada hiasan kepala berukuran besar yang diletakkan dalam posisi miring. Kerudung penutup kepala yang memberikan kesan klasik juga masih digemari, termasuk penutup kepala berukuran besar hingga menutupi dada atau sampai ke perut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X