Lima Ledakan Keras di Daerah Gencatan Senjata

Kompas.com - 28/05/2011, 07:56 WIB
EditorJosephus Primus

SANAA, KOMPAS.com — Lima suara ledakan keras terdengar, Jumat  (27/5/2011) malam waktu setempat, di daerah gencatan senjata di pusat kota Sanaa, Yaman. Ledakan-ledakan itu diikuti suara tembakan yang gencar, kata seorang koresponden Xinhua di lokasi kejadian.    

Kelima suara ledakan keras dan suara tembakan tersebut terdengar hanya beberapa jam setelah pemimpin suku oposisi Sadiq al-Ahmar, yang memimpin lima hari pertempuran di jalan melawan pasukan pemerintah di ibu kota Yaman, Sanaa, mengatakan bahwa gencatan senjata yang diperantarai suku dicapai pada Jumat.    

Ketegangan meningkat antara pasukan pemerintah dan petempur Al-Ahmar, yang mendukung pemrotes antipemerintah yang berusaha menggulingkan Presiden Ali Abdullah Saleh. Sedikitnya 127 orang tewas selama lima hari baku tembak.    

Listrik padam hampir di seluruh ibu kota Yaman itu cuma beberapa menit setelah suara ledakan terdengar. Sementara suara pengeboman sengit serta tembakan gencar terdengar dengan jelas di Hassaba, dekat rumah Al-Ahmar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.