Korban Tewas Mencapai 116 Orang

Kompas.com - 24/05/2011, 08:27 WIB
EditorKistyarini

JOPLIN, KOMPAS.com — Tornado monster yang menghantam kota Joplin, Missouri, Amerika Serikat, telah menelan 116 jiwa hingga Senin (23/5/2011). Berdasarkan catatan pemerintah federal, ini merupakan tornado tunggal yang paling mematikan dalam 60 tahun terakhir. Puting beliung raksasa ini juga menjadikan 2011 sebagai tahun paling mematikan sejak 1953.

Tornado yang menyapu Joplin dikategorikan berkekuatan EF4, peringkat kedua dalam kerusakan yang ditimbulkan tornado. Kecepatannya mencapai 267 hingga 321 mil per jam. Dengan corong berdiameter hampir 1,6 kilometer, tornado ini membuat jalur selebar 9,5 kilometer yang membelah kota kecil itu.

Hampir tak ada yang tersisa dari Joplin. Tornado itu menghantam setiap bangunan, termasuk rumah sakit, dan mengempaskan mobil. Yang tampak dari kota itu hanya batang pohon yang tak lagi berdaun.

Gubernur Missouri Jay Nixon merasa "optimistis banyak jiwa yang bisa diselamatkan". Namun, pihak berwenang memperingatkan, jumlah korban tewas bisa bertambah karena tim SAR masih bekerja. Tugas itu menjadi makin berat karena Senin pagi terjadi hujan deras yang disertai angin kencang.

Menurut Direktur Manajemen Darurat Jasper County Keith Stammer, sekitar 2.000 bangunan ruask. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Joplin Mitch Randles mengatakan, seperempat atau lebih bagian kota berpopulasi 50.000 orang itu hancur.

Polisi ditempatkan di setiap perempatan utama kota itu. Ambulans hilir mudik mengangkut para korban terluka, sementara tim penolong mendatangi setiap rumah untuk mencari korban. Mereka harus bergerak hati-hati agar tidak tersangkut kabel listrik atau patahan benda yang tajam.

Gubenur Nixon mengungkapkan kekhawatirannya bahwa jumlah korban tewas bakal terus meningkat. Meskipun demikian, dia berharap ada warga selamat di balik reruntuhan bangunan.

"Kami belum menghentikan penghitungan. Melihat ukuran reruntuhan bangunan dan jumlah orang yang terlibat dalam upaya pencarian, saya yakin masih banyak orang yang bisa diselamatkan," kata Nixon.

Tim SAR menemukan banyak mayat di dalam mobil yang terbalik, terbelah, bahkan ringsek seperti kaleng kosong. Warga yang selamat kini mengungsi ke tempat-tempat penampungan sementara yang kini mulai melebihi kapasitas.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X