Pasukan Inggris Tinggalkan Irak

Kompas.com - 23/05/2011, 09:35 WIB
EditorKistyarini

BAGHDAD, KOMPAS.com - Inggris mengakhiri delapan tahun peran militernya di Irak setelah pasukan terakhirnya meninggalkan kota pelabuhan Umm Qasr, Minggu (22/5/2011).

Delapan puluh satu personel Angkatan Laut (AL) Inggris menyerahkan tugas patroli maritim di Teluk Persia pada AL Irak. Misi ini merupakan yang terakhir setelah pasukan tempur Inggris meninggalkan Basra pada Juli 2009.

Brigadir Jenderal Max Marriner, panglima pasukan Inggris di Irak, mengatakan, terjadi peningkatan tingkat keamanan di Irak. "Keamanan sudah lebih baik, konsekuensinya pembangunan ekonomi dan sosial di wilayah selatan Irak menjadi lebih baik. Begitu juga kehidupan rakyat," kata Marriner.

Marriner menegaskan, AL Irak siap untuk menjaga keamanan negaranya tanpa bantuan pasukan asing.

Meski demikian, Inggris masih meninggalkan sejumlah pejabat pertahanan di kedutaan besarnya di Baghdad. Juga sekitar 44 personel militer yang ambil bagian dalam misi pelatihan militer di Akademi Militer Irak.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X