Tunisia Desak Pembekuan Aset Ben Ali

Kompas.com - 22/05/2011, 05:51 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

TUNIS, KOMPAS.com - Tunisia telah minta Uni Emirat Arab (UAE) dan Qatar untuk membekukan aset bekas presiden Zine el Abidine Ben Ali dan anggota keluarganya, kantor berita resmi TAP mengatakan, Sabtu (21/5/2011).

Satu sumber kementerian kehakiman tanpa menguraikan lebih rinci mengatakan pada TAP bahwa Tunisia telah mengajukan permintaan itu pada UAE dan Qatar, masing-masing pada 3 dan 12 Mei. Pemerintan sementara di Tunisia, yang merebut legitimasi di mata demonstran yang memaksakan transisi, telah menindak keras bekas pemerintah Ben Ali.

Beberapa anggota keluarganya dan aparatur keamanan dan juga beberapa sekutu terdekatnya telah ditahan tak lama setelah presiden itu digulingkan pada 14 Januari dan melarikan diri ke Arab Saudi. Kelompok-kelompok antikorupsi telah minta pemerintah UAE pada Maret lalu untuk melakukan tindakan terhadap pemindahan aset oleh Ben Ali dan keluarganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X