Jumat Berdarah Berbuah Jenazah

Kompas.com - 21/05/2011, 19:19 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Peluru ternyata menjadi pilihan Pemerintah Suriah memberangus unjuk rasa prodemokrasi. Catatan Organisasi Hak Asasi Manusia Nasional Suriah menunjukkan, bentrok di antara dua kubu itu justru membunuh 44 orang. Korban terbanyak berasal dari warga sipil.

Warta Xinhua pada Sabtu (21/5/2011) menunjukkan, insiden berdarah itu terjadi di dua provinsi, yakni Homs dan Idlib. Sementara organisasi HAM tersebut mengatakan, militer sudah menembak mati 960 warga Suriah selama protes antipemerintah merebak sejak Maret 2011.

Hari Jumat itu, unjuk rasa memang meluas, tak hanya di kedua provinsi itu. Demonstrasi juga terjadi di Damaskus, Daraa, Banias, dan Al-Boukamal. Para demonstran menyebut unjuk rasa hari itu sebagai "Jumat untuk Kebebasan". 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.