Obama Tuding Pakistan Lindungi Osama

Kompas.com - 09/05/2011, 11:15 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama untuk pertama kalinya menyatakan bahwa "orang di dalam pemerintah" Pakistan mungkin telah membantu melindungi Osama bin Laden. Komentar Obama itu muncul saat pemerintahnya terus menekan Islamabad untuk melakukan penyidikan penuh tentang siapa yang memberikan tempat perlindungan bagi Osama ketika dia berada begitu dekat dengan Islamabad.

"Kami berpikir, pasti ada semacam jaringan dukungan untuk Osama dalam pemerintahan Pakistan. Namun, kami tidak tahu siapa atau apa jaringan itu. Kami tidak tahu apakah mungkin ada beberapa orang di dalam pemerintahan atau orang luar pemerintah, dan itulah yang kami harus selidiki dan, yang lebih penting, Pemerintah Pakistan harus selidiki itu," kata Obama dalam sebuah wawancara dengan CBS News, Minggu (8/5/2011), sebagaimana dikutip CNN dan The Telegraph.

Para pemimpin Pakistan telah berkeras bahwa mereka tidak terlibat dalam pembangunan ataupun penjagaan tempat tinggal yang aman bagi Osama, yang diserbu pasukan khusus AS pada Senin dini hari pekan lalu waktu Pakistan. Pemerintah Pakistan juga telah menjanjikan pemeriksaan lengkap tentang kondisi yang memungkinkan Osama bisa tinggal selama bertahun-tahun di Abbottabad, kota militer yang berjarak hanya 30 mil di utara Islamabad

Duta Besar Pakistan untuk AS Husain Haqqani, Minggu, tidak bisa memberikan penjelasan apakah keberadaan Osama di Pakistan menunjukkan ketidakmampuan negara itu atau mencerminkan Pakistan yang bermuka dua. "Saya pikir cara terbaik ke depan adalah menunggu temuan-temuan dari (investigasi) internal—melihat masalah itu. Saya tidak berpikir bahwa spekulasi akan memecahkan masalah apa pun," kata Haqqani kepada CNN. Dalam sebuah wawancara dengan ABC, ia menegaskan, "Pakistan tidak memiliki kebijakan untuk melindungi orang-orang semacam itu."  

Dalam wawancara dengan CBS News itu, Obama menegaskan bahwa pemerintahnya tidak akan menyebarkan foto-foto mayat Osama. "Perlu diketahui bahwa kami benar-benar yakin itu adalah dia (Osama). Kami telah melakukan pengujian DNA. Jadi, tidak ada keraguan bahwa kami telah membunuh Osama bin Laden. Penting bagi kami untuk memastikan bahwa foto seseorang yang tertembak di kepala tidak bocor keluar sebagai pemicu untuk melakukan kekerasan tambahan. Sebagai alat propaganda. Anda tahu, itu bukan (cara) kami." kata Obama.

Ia menambahkan, "Tidak ada keraguan bahwa Osama telah tewas. Tidak ada keraguan di antara para anggota Al Qaeda bahwa ia sudah tewas. Dan kami berpikir bahwa foto-foto itu, tersimpan atau tersebar, tidak akan ada bedanya."

Jumat, Al Qaeda mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi kematian Osama dan berjanji akan merilis rekaman terakhirnya. Minggu, sebuah situs web Islam mengklaim telah memiliki salinan rekaman audio Osama yang ditujukan kepada Presiden Obama.

Dalam rekaman itu Osama berkata bahwa Amerika tidak akan aman sampai "... kami hidup aman di Palestina. Adalah tidak adil bahwa Anda hidup dalam damai, sementara saudara-saudara kami di Gaza hidup dalam kondisi tidak aman. Karena itu, dan dengan kehendak Allah, kami akan terus menyerang Anda selama dukungan Anda terhadap Israel berlanjut".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.