Osama, Ayah Otoriter bagi Anak-anaknya

Kompas.com - 05/05/2011, 08:38 WIB
EditorEgidius Patnistik

GEDUNG Putih hari Selasa (3/5/2011) mengatakan bahwa istri pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, tertembak di kakinya, tetapi tidak tewas. Ini meralat laporan sebelumnya yang menyebutkan dia tewas saat digunakan sebagai tameng manusia dalam tembak-menembak yang menewaskan Osama itu.

Berita lain pada Selasa menyebutkan bahwa Pemerintah Pakistan mengatakan, anggota keluarga Osama ada di tangan yang aman dan diurusi, dengan beberapa menjalani perawatan medis di fasilitas top.

"Ada pertanyaan-pertanyaan mengenai keberadaan para anggota keluarga Osama bin Laden," kata Kemlu Pakistan dalam sebuah pernyataan.

"Mereka ada di tangan yang aman dan diurusi sesuai dengan hukum. Beberapa dari mereka yang memerlukan perawatan medis mendapat perawatan di fasilitas yang terbaik."

Pemerintah mengatakan bahwa sesuai kebijakan, para kerabat itu akan diserahkan ke negara-negara asal mereka.

Pernyataan Kemlu itu tidak memberi jumlah kerabat yang ada di tangan mereka atau hubungan mereka dengan Osama. Namun, seorang pejabat keamanan mengatakan kepada AFP, dengan syarat tak diungkap identitasnya, bahwa ada 16 anggota keluarga, semua perempuan dan anak-anak, di tangan Pakistan.

"Mereka adalah perempuan dan anak-anak, tidak ada lelaki dewasa," katanya, menggambarkan mereka sebagai asal Timur Tengah, sebagian besar orang Saudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dia mengatakan bahwa karena sebagian masih mendapat perawatan dan yang lain masih shock, kewarganegaraan mereka tepatnya belum ditetapkan. Perempuan yang diperkirakan istri Osama itu cedera ketika dia menghadapi pasukan AS dan dirawat di sebuah fasilitas militer, rumah sakit militer gabungan, di Abbottabad. Dia berasal dari Yaman.

Osama (53) kabarnya mempunyai empat istri dan antara 12 dan 26 anak, menurut sumber-sumber berbeda, kata koran Inggris, The Guardian.

Amal al-Ahmed Sadah, istri keempatnya, adalah orang Yaman, yang dikawininya di Kandahar pada akhir tahun 1990-an. Pasangan itu kabarnya mempunyai seorang putri dan dua putra, lahir tahun 2002 dan 2003.

Halaman:
Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X