Bush Tolak Undangan ke Ground Zero

Kompas.com - 04/05/2011, 12:34 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON, KOMPAS.com — Mantan Presiden Amerika Serikat George W Bush, yang masa jabatannya diwarnai oleh serangan 11 September, menolak undangan untuk bergabung dengan penggantinya, Barack Obama, di New York, kata sejumlah pejabat, Selasa (3/5/2011).

Obama dijadwalkan mengunjungi Ground Zero, lokasi yang pernah jadi tempat World Trade Center di New York, Kamis, beberapa hari setelah pasukan khusus AS pada akhir pekan lalu menyerbu tempat tinggal Osama bin Laden di Pakistan sehingga menewaskan pemimpin Al Qaeda dan "perencana" serangan tersebut.

Namun, pemimpin Al Qaeda itu tidak bersenjata ketika pasukan khusus AS menyerang tempat tinggalnya di Abbottabad, Pakistan. "Meskipun ia melawan sebelum ditembak," kata Juru Bicara Gedung Putih Jim Garner, Selasa. Garner menolak memberikan perincian lain mengenai tindakan Osama bin Laden saat serangan itu. "Perlawanan tidak (selalu) membutuhkan senjata api," katanya.

Meskipun Bush diundang untuk datang ke New York guna menghadiri acara itu, ia memutuskan tidak hadir, kata juru bicaranya. "Mantan Presiden Bush takkan hadir hari Kamis. Ia menghargai undangan tersebut, tapi telah memilih untuk, setelah masa jabatannya, menjauh dari tempat itu," kata Juru Bicara David Sherzer. "Ia terus merayakan bersama semua warga Amerika kemenangan penting ini dalam ’perang melawan teror’."

Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Bush "diundang, tapi tak bisa datang, yang tentu saja kami pahami". Selama kunjungannya ke New York, Obama dijadwalkan bertemu dengan keluarga korban yang tewas pada 11 September 2001, ketika Al Qaeda menabrakkan pesawat yang dibajak ke menara kembar World Trade Center.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X