Turis Asia Tengah Menyukai Pantai

Kompas.com - 01/05/2011, 19:32 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Negara-negara di Asia Tengah seperti Azerbaijan, Kazakhstan, Turkmenistan, dan Uzbekistan, merupakan negara-negara tanpa laut atau jauh dari pantai. Karena itu, produk wisata Indonesia yang cocok untuk pasar ini adalah wisata bahari.

"Mereka ini dekat Laut Kaspia, tapi Laut Kaspia itu kan danau. Mereka jauh dari pantai. Jadi lihat pantai kayak lihat emas," tutur Deputy Director Directorate of South and Central Asian Affairs Kemlu, Intiar Dekrit Bakhtiar kepada Kompas.com, di Ancol Taman Impian, Jakarta, Sabtu (30/4/2011).

Saat ditemui Kompas.com, Intiar mendampingi beberapa rombongan biro perjalanan wisata dan penulis wisata dari 7 negara di Asia Tengah dan Asia Selatan. Ia menuturkan fam trip tersebut merupakan program tahunan dari Direktorat Asia Tengah dan Selatan Kementerian Luar Negeri.

Program fam trip tahun ini menitikberatkan pada wisata bahari. Sehingga destinasi wisata yang dituju adalah Makassar, Sulawesi Selatan dan Jakarta.

"Waktu mereka lihat pantai, mereka amaze sekali. Makanya kita ke Makassar dan Jakarta. Diharapkan mereka bisa bikin paket itu," tuturnya. Di Makassar, mereka mengunjungi antara lain Air Terjun Bantimurung, Toraja, Palopo, dan destinasi lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.

"Saat di Makassar, mereka kita ajak ke Pulau Samalona. Pas mereka lihat pasir putih, mereka sampai gak mau pulang," kata Initiar sambil tertawa.

Sementara itu di Jakarta mereka mengunjungi kawasan Kota Tua dan Ancol Taman Impian. Di Ancol mereka sempat berbelanja di Pasar Seni.

"Tapi tidak banyak, karena tipikal mereka yang datang tujuannya untuk observasi bukan sebagai turis," kata Initiar. Dalam setiap kunjungan baik di Makassar dan Jakarta, diakhiri dengan seminar dan pertemuan dengan biro perjalanan wisata dari Indonesia.

"Seperti saat di Makassar, kami hadirkan kepala dinas pariwisata dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan," kata Initiar.

Peserta fam trip berasal dari negara  Pakistan, India, Iran, Sri Lanka, Azerbaijan, Kazakhstan, dan Uzbekistan. Mereka berada di Indonesia selama 8 hari. Pada program tahun ini, mereka mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan dan Jakarta.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X