Kemenlu Belum Tahu Nasib Sinar Kudus

Kompas.com - 01/05/2011, 08:35 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengaku belum mendapat konfirmasi tentang pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia sejak 16 Maret 2011 lalu. Menurutnya, kesepakatan pembebasan MV Sinar Kudus merupakan kesepakatan antara pemilik kapal dan perompak.

"Saya belum dapat konfirmasi berita tersebut," ungkap Michael saat dihubungi wartawan, Minggu (1/5/2011).

Michael juga belum bisa memberikan penjelasan terkait pembayaran uang tebusan yang disebut sebesar 4,5 juta dollar AS. Katanya, kesepakatan soal uang tebusan merupakan kesepakatan antara pihak perusahaan dan para pembajak.

"Kami tidak dalam posisi menjelaskan kesepakatan antara pihak perusahaan dan pembajak," katanya.


Seperti diberitakan sebelumnya, kapal MV Sinar Kudus kabarnya telah dibebaskan perompak Somalia setelah pemilik kapal membayar uang tebusan. Demikian keterangan sumber kelautan dan pihak perompak, Sabtu (30/4/2011).

Sinar Kudus dibajak perompak Somalia pada 16 Maret 2011 yang keberadaannya diperkirakan sejauh 512 kilometer di utara Socotra timur di perairan Somalia dengan jumlah anak buah kapal 31 orang, di mana 20 di antaranya merupakan warga negara Indonesia.

Perompak mengatakan, mereka membebaskan kapal tersebut setelah uang tebusan dijatuhkan melalui angkutan udara kepada mereka.

"Kami menerima uang sebesar 4,5 juta dollar AS pada Sabtu dini hari. Kami telah meninggalkan kapal dan Sinar Kudus bersiap untuk pergi berlayar," kata seorang perompak yang memberi tahu namanya sebagai Geney kepada Reuters dari desa tepi pantai, El Dhanane.

Mantan pejabat kelautan asal Kenya yang saat ini menjadi editor kelautan, The Somali Report, Andrew Mwangura, membenarkan kapal itu telah dibebaskan dengan menambahkan bahwa mereka belum mulai pergi berlayar. (Tribunnews/M. Ismunadi)

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

    Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

    Internasional
    14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

    14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

    Internasional
    Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

    Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

    Internasional
    Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

    Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

    Internasional
    40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

    40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

    Internasional
    Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

    Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

    Internasional
    Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

    Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

    Internasional
    Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

    Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

    Internasional
    Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

    Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

    Internasional
    Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

    Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

    [POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

    Internasional
    Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

    Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

    Internasional
    Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

    Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

    Internasional
    22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

    22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

    Internasional
    WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

    WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X