Konflik Libya Surutkan Produktivitas

Kompas.com - 27/04/2011, 20:03 WIB
EditorJosephus Primus

MILAN, KOMPAS.com — Perusahaan energi terkemuka Italia, ENI, Rabu (27/4/2011), mengatakan, produksinya turun 8,6 persen pada kuartal pertama karena konflik di Libya, yang menyumbang sekitar 14 persen dari total produksi.    

ENI juga meramalkan produksi yang lebih rendah selama 2011 secara keseluruhan karena situasi di Libya, tempat perusahaan Italia adalah produsen minyak terbesar asing. Namun, menurut laporan laba perusahaan, laba bersih ENI naik 14,6 persen menjadi 2,547 miliar euro (3,737 miliar dollar AS) pada kuartal pertama.    

Perusahaan utama Italia itu telah menghentikan semua ekspor dari negara Afrika Utara. "Meskipun ketidakpastian terus berlangsung tentang kembalinya aktivitas kami di Libya, prospek profitabilitas dan pertumbuhan bagi perusahaan kami tetap positif," kata CEO ENI Paolo Scaroni dalam sebuah pernyataan.    

"Prospek profitabilitas dan pertumbuhan bagi perusahaan kami tetap positif, didukung oleh posisi keuangan yang baik, kualitas portofolio aset kami, dan  proyek jaringan pipa yang kuat," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X