Rusia Akhirnya Setuju Libya Diserbu

Kompas.com - 25/04/2011, 01:53 WIB
Editoryuli

MOSKOW, KOMPAS.com — Pemerintah Rusia akhirnya setuju terhadap Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal Libya yang konsekuensinya adalah intervensi militer pasukan asing di negeri berdaulat itu.

Semula, Perdana Menteri Vladimir Putin menyebut Resolusi PBB itu ”mirip imbauan Abad Pertengahan untuk perang salib”. Kecaman Putin itu kemudian ditentang oleh Presiden Dmitry Medvedev. 

Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Rusia memiliki hak veto atas semua Resolusi PBB, tetapi abstain dalam pemungutan suara mengenai intervensi militer di Libya.

Kini, kemenangan politik dalam negeri Rusia ada pada kubu Dmitry Medvedev. Melalui Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, Rusia mendesak Perdana Menteri Libya Al-Baghdadi Ali al-Mahmoudi agar melaksanakan resolusi PBB.

Rusia juga menyerukan agar rezim Libya mengakhiri serangan terhadap warga sipil. "Lavrov mengatakan, hal paling penting saat ini adalah menghentikan pertumpahan darah dan penderitaan penduduk sipil," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, Minggu (24/4/2011) dalam situs beritanya.

Disebutkan, Sergei Lavrov dan Al-Baghdadi Ali al-Mahmoudi sudah berkomunikasi via telepon, sehari sebelumnya. 

Rusia menyatakan pula, Libya harus mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB dan menjamin gencatan senjata segera, terutama di Misrata dan pusat-pusat penduduk lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rusia juga meminta Libya bekerja sama dengan organisasi-organisasi internasional untuk meredakan krisis kemanusiaan di negara Afrika Utara itu. "Rusia siap bekerja sama dengan Uni Afrika dan PBB untuk menggerakkan situasi melalui saluran-saluran diplomatik dan politik," pernyataan kementerian itu.

Kantor berita Libya, JANA, juga melaporkan, Lavrov mengatakan kepada Mahmoudi bahwa Rusia bisa mengirim pengamat untuk gencatan senjata, tetapi hal itu tak disinggung Kementerian Luar Negeri Rusia.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X