Wartawan Sedang Mandi Tertembak Peluru

Kompas.com - 24/04/2011, 16:07 WIB
EditorBenny N Joewono

MISRATA, KOMPAS.com — Seorang wartawan Perancis terluka serius Sabtu (23/4/2011) malam di kota Misrata yang terkepung di Libya timur, yang dikuasai pemberontak, demikian dilaporkan sumber medis.

Seorang dokter di Rumah Sakit Hikma mengatakan, wartawan itu berhasil diselamatkan setelah menjalani operasi akibat tertembak di leher. Beberapa temannya mengatakan, korban itu adalah seorang blogger yang bekerja untuk media alternatif.

"Sekitar 28 orang tewas dan 100 orang terluka. Ini merupakan korban terburuk dalam 65 hari pertempuran di wilayah Misrata," kata dokter Khalid Abu Falra.

Minggu (24/4/2011) pagi, rentetan tembakan roket Grad meledak di kota itu dan semburan senjata otomatis yang berlanjut dapat didengar.

"Blogger itu dan empat temannya sedang pergi untuk mandi di pancuran ketika ia dihantam oleh peluru yang menyasar," kata teman-temannya yang menolak mengungkapkan identitasnya.

Misrata selama beberapa pekan telah menjadi tempat pertempuran gerilya kota yang mematikan antara pemerontak dan pasukan yang setia kepada pemimpin Libya, Moammar Khadafy.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X