Jepang dan AS Pelopori Rekontruksi

Kompas.com - 17/04/2011, 14:44 WIB
EditorBenny N Joewono

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang dan Amerika Serikat Minggu (17/4/2011) mengumumkan suatu kemitraan yang melibatkan para pebisnis untuk membantu memelopori rekonstruksi setelah gempa dan tsunami menghancurkan negara kuat Asia itu.

Menteri Luar Negeri Jepang Takeaki Matsumoto, dalam pertemuan dengan Menteri Luar negeri AS Hillary Clinton, mengatakan para pebisnis dari kedua negara akan bertemu untuk mencari cara-cara membantu Jepang membangun kembali wilayah pantai timur lautnya yang diamuk bencana alam itu.

"Jepang akan merumuskan rencana rekonstruksi dan, berdasarkan rencana tersebut, kami ingin bekerja sama dengan AS dan negara-negara lain di dunia sehingga kita dapat melaksanakan rekonstruksi dengan cepat," katanya.

Sementara rincian yang jelas saat ini, para pemimpin kelompok bisnis utama kedua negara - Kamar Dagang AS dan Keidanren (Kadin) Jepang - menyelenggarakan pembicaraan untuk meletakkan dasar bagi prakarsa itu.

Tom Donohue, kepala Kamar Dagang Amerika Serikat, mengatakan ia akan memberitahu para pebisnis AS bahwa Jepang sedang dalam perjalanan untuk pemulihan dan mendorong mereka untuk tetap aktif dalam mengembangkan perekonomian kedua terbesar di dunia itu.

"Hal ini adalah demi kepentingan komunitas bisnis Amerika, untuk melihat bahwa mesin ekonomi Jepang bekerja pada kinerja puncak secepat mungkin," kata Donohue, yang tampil di samping Ny Clinton.

Sementara itu, kantor berita Jepang Kyodo mengatakan, Menlu Hillary Clinton bertemu Menlu Jepang Takeaki Matsumoto pada Minggu.

Keduanya diperkirakan akan menegaskan kembali kerjasama Jepang-AS dalam upaya membangun kembali negara yang porak poranda dilanda bencana dan mengatasi krisis nuklir yang sedang berlangsung di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi.

Ny Clinton, yang tiba di Tokyo Minggu pagi untuk kunjungan setengah hari, diharapkan untuk berjanji mendukung Jepang pasca gempa bumi dan tsunami besar 11 Maret, dan untuk berdiskusi dengan Matsumoto dan Perdana Menteri Naoto Kan mengenai cara-cara untuk lebih memperkuat persekutuan keamanan Jepang-AS.

Kemudian pada hari itu pula, Hillary dijadwalkan menghadiri minum teh yang diselenggarakan oleh Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko sebelum mengakhiri kunjungan ketiganya di Jepang sebagai menlu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.