Kate dan William Mendobrak Tradisi Kerajaan

Kompas.com - 13/04/2011, 12:00 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Sebagai pasangan  modern, Pangeran William dan Kate Middleton tentu memiliki konsep tersendiri mengenai pernikahan yang mereka inginkan. Hal inilah yang kadang-kadang menimbulkan perbedaan pendapat dengan Pangeran Charles dan Camilla Parker Bowles, calon mertua Kate. Mereka tidak menuntut konsep yang spektakuler, hanya saja sebaiknya aspek tradisi dan keluhuran, atau nilai-nilai kerajaan, tidak ditinggalkan. Di lain pihak, Kate dan William tidak ingin pernikahan mereka terkesan ketinggalan zaman dan membosankan.

Sebagai contoh, Camilla disebut-sebut tengah membujuk Kate untuk mengenakan tiara untuk gaun pengantinnya. Sebab, Kate sendiri kabarnya ingin mengenakan hiasan bunga untuk rambutnya. Keduanya juga memilih untuk menikah di gereja Westminster Abbey, yang kapasitasnya 1.500 kursi lebih sedikit daripada Katedral St Paul (lokasi pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana). Untuk wedding cake, William menginginkan chocolate biscuit cake (dibuat oleh McVitie), sedangkan Kate mendambakan fruitcake (disiapkan oleh Fiona Cairns).

Tidak seperti Putri Diana yang diantar kereta Glass Coach untuk menuju gereja, Kate akan tiba di Abbey dengan mobil Rolls Royce. Glass Coach hanya akan dipakai jika hujan turun. Sedangkan untuk para tamu disediakan bus-bus mini untuk mengantar mereka ke lokasi upacara pernikahan. Disebut-sebut, Charles dan Camilla tidak akan menggunakan bus ini untuk menuju gereja. Pangeran Andrew, Pangeran Edward, dan Putri Anne (saudara-saudara Charles) lah yang akan menggunakan fasilitas ini.

Masih ada beberapa hal lagi yang akan berjalan di luar tradisi kerajaan selama ini, seperti Pangeran Harry yang ingin disebut Best Man (bukannya Supporter), William yang memilih tidak mengenakan cincin kawin setelah menikah, dan lain sebagainya.

Ketegangan di antara dua generasi yang berbeda ini juga tampak dari pemilihan wedding organizer yang ditunjuk oleh William dan Kate. Sebelumnya, pernikahan kerajaan biasanya dipersiapkan oleh staf Ratu. Charles sendiri ingin menyerahkan tugas ini pada Michael Fawcett, yang dulu mempersiapkan pernikahan Charles dengan Camilla (2005).

Namun William dan Kate, yang sudah menghadiri banyak pernikahan sahabat-sahabat mereka, cenderung memilih orang-orang dekat mereka. Contohnya, Jamie Lowther-Pinkerton (mantan perwira SAS yang merupakan sekretaris pribadi William dan Harry), Helen Asprey (sekretaris pribadi yang memberikan saran-saran mengenai busana yang harus dikenakan Kate untuk kunjungan ke acara-acara kerajaan), dan Michael Hear (sekretaris pers).

Apapun pilihan Kate dan William, bisa dipastikan bahwa mereka akan melakukan penyegaran dalam berbagai aspek dalam pernikahan mereka. Kita lihat saja pada hari H-nya nanti!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.