Gempa 6,4 Guncang Jepang

Kompas.com - 12/04/2011, 08:28 WIB
EditorEgidius Patnistik

TOKYO, KOMPAS.com -  Gempa berkekuatan 6,4 mengguncang Jepang, Selasa (12/4/2011) pagi, menyusul gempa dengan magnitudo kurang lebih sama yang mengguncang bagian timur laut negara itu Senin malam.

Gempa terbaru itu terjadi pada pukul 08.08 waktu setempat (atau pukul 06.08 WIB), demikian menurut data Badan Survei Geologi AS (USGS) yang dikutip CNN. Gempat itu terjadi di kedalaman 13 kilometer dan berpusat sekitar 123 kilometer di timur Tokyo.

Sementara gempa semalam berkekuatan 6,6, terjadi tepat pada peringatan satu bulan gempa berkekuatan 9,0 yang disusul tsunami yang menghancurkan negara itu.

Gempa semalam telah memicu tanah longsor dan membuat sejumlah orang di kota Iwaki terperangkap. Gempa itu berpusat sekitar 164 kilometer di timur laut Tokyo dan sekitar 50 kilometer di sebelah barat daya PLTN Fukushima Daiichi yang masih lumpuh, demikian menurut USGS.

Tanah longsor di Iwaki membenamkan tiga rumah. Polisi di Prefektur Fukushima awalnya melaporkan bahwa empat orang terperangkap. Namun Dinas Pemadam Kebakaran Iwaki kemudian mengatakan, lebih dari empat orang terperangkap, tetapi jumlah tepatnya tidak jelas. CNN melaporkan, pihak berwenang setempat sedang berupaya untuk menyelamatkan mereka. Kondisi mereka tidak segera diketahui, kata polisi. Gempa itu tidak memicu terjadinya tsunami.

Para pekerja di PLTN Fushima Daiichi, yang telah mengalami kegagalan sistem pendinginan dan kebocoran radiasi sejak gempa bumi dan tsunami pada 11 Maret, sempat dievakuasi karena gempa itu tapi kemudian kembali melanjutkan upaya mereka untuk mendinginkan fasilitas bermasalah tersebut. Sementara itu, Perdana Menteri Naoto Kan menunda sebuah konferensi pers yang telah dijadwalkan akibat gempa itu. Kantor Perdana Menteri itu mengatakan, pemerintah ingin menangani keadaan darurat terkait gempat itu  sebelum mengadakan konferensi pers.

Jepang telah mengalami ratusan gempa susulan sejak gempa bumi dan tsunami pada 11 Maret yang menewaskan sedikitnya 13.116 orang dan menyebabkan lebih dari 14.000 masih hilang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.