Mengaku Homo, Pebola Swedia Siap Dikecam

Kompas.com - 12/04/2011, 04:41 WIB
EditorHery Prasetyo

PEMAIN bola Swedia, Anton Hysen, terang-terangan mengaku homoseksual. Ia pun tak takut dikecam maupun kesulitan dalam kariernya.

Hysen merupakan putra legenda Fiorentina dan Liverpool, Glenn Hysen. Pemain 20 tahun ini kini memperkuat tim Divisi IV Swedia, Utsiktens BK. Dia pemain sepak bola pertama yang terang-terangan mengaku homoseksual. Pengakuan itu dia sampaikan dalam wawancara dengan majalah Offside, bulan lalu.

Selama ini isu homo sangat sensitif di sepak bola. Pemain pertama yang diributkan karena homo adalah Justin Fashanu. Dia akhirnya mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Disinyalir, banyak pemain bola yang homoseksual. Namun, mereka tak mau mengaku karena takut kariernya akan hancur. Sementara, publik bola sendiri sebagian besar menolak pemain homoseksual bermain bola.

Salah satu yang paling keras menentangnya adalah mantan Direktur Umum Juventus, Luciano Moggi. Pada 2008, dia bahkan menyatakan bahwa sepak bola bukan tempatnya kaum homoseksual.

"Tak ada kaum gay dalam sepakbola. Saya tak tahu, apakah para pemain menentang atau menerima kaum gay berada dalam tim mereka. Yang pasti, saya menentangnya. Tak ada tempat buat kaum gay di sepakbola," kata Moggi ketus dalam acara KlausCondicio di sebuah televisi.

Meski begitu, Hysen tak canggung mengakuinya. Bahkan, dia berharap peamin bola lainnya yang gay terang-terangan mengungkapkan jati dirinya.

"Aku seorang pemain bola dan gay. Jika aku tampil sebagai pemain bola, maka aku tak memikirkan masalah apakah aku suka wanita atau pria," tegas Hysen.

Dia mengakui, pengakuannya itu bisa memengaruhi kariernya. Namun, katanya, dia dan pemain lain harus melawan setiap jenis rasisme dari para pelatih atau bos klub.

"Itu masalah mereka. Publik boleh saja menyebut diriku apa saja sesuai keinginan mereka. Itu hanya akan membuat diriku semakin kuat," katanya.

Pengakuan Hysen itu mendapat dukungan dari Federasi Internasional Pesepak Bola Internasional (FIFPro). Anggota Dewan FIFPro, Tony Higgins, mengatakan, "Pengakuan Hysen akan menyemangati pemain lain yang homoseksual untuk melakukan hal yang sama. Sebab, homoseksual masih menjadi masalah tabu di sepak bola. FIFPro memberi dukungan kepada Hysen dan mendesak agar semua pemain mendapat perlakuan yang sama dalam kondisi apa pun."

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.