Polisi Cegah Tawuran Lewat Twitter

Kompas.com - 08/04/2011, 09:42 WIB
EditorEgidius Patnistik

VEENDAM, KOMPAS.com - Polisi Indonesia mungkin bisa meniru cara yang telah dilakukan polisi Belanda dalam mencegah tawuran warga antar kampung atau siswa antar sekolah.

Kantor berita Beladan ANP, sebagaimana dikutip radio Nederland, Kamis (7/4/2011), melaporkan, polisi Veendam (Groningen), Belanda, mencoba untuk mencegah tawuran massa antar dua sekolah yang berseteru dengan menggunakan jaringan blog mikro, Twitter. Murid-murid sekolah Winkler Prins dan Ubbo Emmiuscollege sejatinya akan saling berseteru hari Kamis. Polisi mencoba untuk mencegah pergerakan para siswa melalui Twitter, kata seorang juru bicara.

Ini metode unik, katanya. Senin lalu pecah tawuran antara murid kedua sekolah. Murid-murid sekolah Winkler Prins meninju seorang guru sekolah Ubbo Emmiuscollege, yang tidak ikut dalam aksi demo, saat guru tersebut ingin mencegah mereka masuk ke pekarangan sekolah.

Polisi mendengar bahwa murid-murid kedua sekolah akan saling baku hantam kembali Kamis. "Melalui Twitter kami memberitakan bahwa kami sudah tahu akan rencana itu. Sehingga mereka waspada." Cara yang jitu, bukan?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X