Jepang Cabut Peringatan Tsunami

Kompas.com - 07/04/2011, 23:54 WIB
Editoryuli

TOKYO, KOMPAS.com — Peringatan bahaya tsunami untuk pantai timur laut Jepang yang dikeluarkan setelah gempa bumi bermagnitud 7,1 dicabut oleh badan meteorologi, Jumat (8/4/2011) dini hari waktu setempat atau Kamis (7/4/2011) tengah malam.

"Peringatan tsunami dicabut pukul 00.55," kata badan itu di situs beritanya.

Sebelumnya, ada peringatan terjadinya tsunami di timur laut Jepang setelah terjadi gempa di Prefektur Miyagi di timur Pulau Honshu pukul 23.32 waktu Tokyo atau pukul 21.32 WIB.

Stasiun televisi NHK World menyiarkan, tsunami ini diprediksi memiliki gelombang setinggi 1 meter. Masyarakat diminta segera mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi. Petugas mengevakuasi penduduk yang tinggal di dekat pantai dan mulut sungai.

Pusat gempa pada Kamis malam ini berlokasi di 118 kilometer sebelah utara Fukushima. Kekuatan gempa sangat kuat dan terasa juga di Tokyo.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

    Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

    Internasional
    Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

    Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

    Internasional
    Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

    Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

    Internasional
    Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

    Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

    Internasional
    Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

    Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

    Internasional
    Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

    Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

    Internasional
    Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

    Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

    Internasional
    Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

    Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

    Internasional
    Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

    Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

    Internasional
    Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

    Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

    Internasional
    AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

    AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

    [POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

    Internasional
    Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

    Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

    Internasional
    Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

    Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

    Internasional
    Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

    Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X