Polisi Tangkap 43 Imigran Afganistan

Kompas.com - 31/03/2011, 18:21 WIB
EditorI Made Asdhiana

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi Air Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap 43 orang imigran gelap asal Afganistan. Mereka ditangkap di Kabupaten Sampang, Madura, saat hendak menyeberang ke Australia.

Direktur Polisi Air Polda Jawa Timur, Kombespol Anang S Hidayat menuturkan, rombongan imigran tersebut terdiri dari 37 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. "Tiga diantaranya masih anak-anak," katanya, Kamis (31/3/2011).

Setelah ditangkap, polisi membawa para imigran ke kantor polisi air di Surabaya. Selanjutnya, mereka akan diserahkan ke Kantor Imigrasi Surabaya dan lembaga internasional yang menangani masalah imigran.

Menurut Anang, rombongan imigran itu ditangkap ketika kapal kecil yang mengangkut mereka dari sebuah pelabuhan kecil di Kabupaten Sampang kandas. Kapal kecil itu diperkirakan akan membawa mereka ke kapal besar yang telah menunggu di tengah laut.

Polisi sebenarnya telah mengikuti rombongan imigran itu sejak bus yang membawa mereka memasuki wilayah Surabaya. Rombongan imigran itu diketahui berangkat dari Bogor, Jawa Barat.

Semula, polisi berencana mengikuti mereka hingga menaiki kapal besar di tengah laut. Namun ternyata kapal kecil yang membawa mereka ke tengah laut kandas, sehingga polisi memutuskan menangkap mereka saat itu juga.

Anang menambahkan, para imigran itu biasanya menyeberang ke negara lain dengan membayar sejumlah uang kepada sindikat internasional yang mengambil keuntungan atas kondisi mereka. "Uang yang harus dibayar bisa mencapai lebih dari 10.000 dollar AS per orang. Tapi karena kapal kecil itu kandas, kami tidak bisa menemukan kapal besarnya," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditpolair Polda Jatim masih mendata identitas para imigran. Namun berdasarkan temuan sementara, sejumlah imigran diketahui pernah tertangkap di lokasi lain di Pulau Jawa. "Tadi beberapa petugas yang ikut mendata mengenali beberapa dari mereka," jelas Anang.

Selama ini, Jawa Timur memang menjadi salah satu jalur penyeberangan para imigran yang hendak mencari suaka ke Australia. Awal Februari lalu, Ditpolair Polda Jatim juga menangkap 43 imigran asal Iran di Pantai Pasongsongan, Sumenep, Pulau Madura.

Kepala Seksi Penegakan Hukum D itpolair Polda Jatim Hendri Fiuser mengatakan, selama tahun 2010, pihaknya menangkap imigran gelap sebanyak enam kali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.