Tekan Tingkat Kecelakaan dengan Doa

Kompas.com - 31/03/2011, 09:05 WIB
EditorEgidius Patnistik

WARSAWA, KOMPAS.com - Gereja Katolik Polandia akan menggelar Hari Doa nasional bagi pengemudi negara itu sebagai upaya untuk menggunakan semangat Kristen dalam meredam kemarahan di jalanan.

Bersamaan dengan hari doa nasional pada hari Minggu (3/4/2011) mendatang, Gereja juga menyelenggarakan dua hari retret bagi para pengemudi. Dalam retret itu mereka dapat merefleksikan sikap mereka ketika berada di belakang kemudi.

Cara mengemudi yang agresif dan buruk berkontribusi signifikan pada tingkat kematian yang tinggi di jalan-jalan Polandia, yang merupakan salah satu yang terburuk di negara maju. Sebuah survei yang dilakukan OECD, yang merupakan afiliasi dari International Transport Forum, pada tahun 2009 menemukan ada 12 kematian di jalan-jalan Polandia untuk setiap 100.000 penduduk. Di Inggris angkanya hanya 3,9 meskipun Inggris memiliki lebih banyak mobil dan jaringan jalan yang lebih besar.

"Banyak di antara kami berperilaku seperti orang kafir ketika sedang mengemudi," kata Pastor Marian Midura, penyelenggara hari doa itu, yang memiliki dukungan dari polisi nasional. "Meski kami menggantung rosario, membawa gambar orang-orang kudus di dalam mobil, kami tetap tidak menghormati pengemudi lain."

Para pastor di negara itu juga akan mengimbau warga untuk tidak mengemudi dalam keadaan mabuk yang faktor lain yang berkontribusi terhadap angka kematian.

Penyelenggaran Hari Doa itu merupakan kontribusi terbaru Gereja Katolik bagi keselamatan warga di jalan-jalan Polandia. Menjelang hari-hari libur penting Kirsten, Gereja membuat penyataan rutin tentang pentingnya etika mengemudi yang aman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X