Parlemen Rusia Dilarang Pakai Rok Mini

Kompas.com - 28/03/2011, 10:01 WIB
EditorEgidius Patnistik

MOSKWA, KOMPAS.com — Anggota parlemen Rusia dan para pembantu mereka sebentar lagi harus mengikuti kode etik yang baru yang melarang pemakaian rok mini dan perilaku tidak bijak yang dapat merusak citra parlemen, kata sebuah laporan, Jumat (25/3/2011).

Kode etik itu akan berlaku bagi semua orang yang bekerja di State Duma, parlemen tingkat rendah Rusia, termasuk deputi dan staf mereka, kata harian Moskovsky Komsomolets sebagaimana dikutip The Telegraph, akhir pekan lalu. Kode Etik tersebut merekomendasikan pakaian bergaya bisnis yang formal atau pakaian tradisional. Moskovsky menyindir bahwa kode etik baru itu bisa berarti berakhirnya era rok mini dan blus berpotongan rendah bagi banyak asisten anggota parlemen.

Ketika berbicara kepada satu sama lain, para anggota parlemen yang terhormat itu dituntut untuk menahan diri dari semua "kekasaran" dan "arogansi". Pedoman perilaku itu disusun atas perintah komite antikorupsi presiden. Duma banyak dikecam karena perilaku buruk anggotanya, seperti sering debat kusir dengan suara bising atau malah berkelahi dalam ruang sidang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X