Jenderal Kanada Pimpin NATO Serbu Libya

Kompas.com - 26/03/2011, 06:29 WIB
Editoryuli

BRUSSELS, KOMPAS.com — NATO menunjuk jenderal bintang tiga dari Kanada, Letnan Jenderal Charles Bouchard, memimpin operasi NATO di Libya untuk melaksanakan zona larangan terbang dan embargo senjata, Jumat (25/3/2011).

Bouchard juga akan mengambil komando seluruh serangan militer untuk melindungi warga sipil dari tentara yang setia pada Moammar Khadafy.

Koalisi Barat yang dipimpin Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat memulai serangannya enam hari lalu dengan beberapa anggota koalisi, cemas melihat NATO menerima kepimpinan secepat mungkin.

Keengganan untuk terlibat dalam serangan oleh satu-satunya anggota Muslim dalam NATO, Turki, dan juga kekhawatiran akan kepemimpinan politik serangan itu disampaikan oleh Perancis yang menghalangi pengalihan komando tersebut.

Setelah beberapa hari pembicaraan penuh, mereka menghasilkan perjanjian NATO akan melaksanakan zona larangan terbang sementara membatasi dari aksi serangan.

Para duta besar aliansi itu diperkirakan akan bertemu lagi pada hari Minggu untuk berusaha mencapai keputusan mengenai apakah akan mengambil pimpinan semua operasi.

Bermarkas di Komando Pasukan Gabungan Sekutu NATO di Naples, serangan di Libya itu diberi nama sandi ”Operasi Unified Protector”. Sebelumnya, di Ottawa Menteri Pertahanan Kanada  Peter MacKay mengatakan, Kanada telah menunggu pencalonan pejabatnya yang bermarkas di Naples bagi pasukan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X