Gempa Myanmar Tewaskan 60 Orang Lebih

Kompas.com - 25/03/2011, 14:24 WIB
EditorEgidius Patnistik

YANGON, KOMPAS.com —  Lebih dari 60 orang tewas dan puluhan lainnya terluka akibat gempa kuat yang mengguncang Myanmar. Demikian kata seorang pejabat negara itu, Jumat (25/3/2011), saat sejumlah daerah yang terkena bencana masih terisolasi. Gempa itu terjadi Kamis di dekat perbatasan Myanmar dengan Thailand.

Getarannya terasa hingga ke Bangkok, hampir 800 kilometer dari pusat gempa, Hanoi, dan sebagian wilayah China. Menurut Badan Geologi AS (USGS) gempa tersebut bermagnitudo 6,8.

Seorang pejabat Myanmar mengatakan, puluhan orang tewas di wilayah yang dekat dengan episentrum gempa dan lebih dari 240 bangunan telah runtuh. ”Korban tewas telah meningkat menjadi lebih dari 60 orang sekarang dari daerah ini, termasuk dari kawasan pedesaan Tarlay, Mine Lin, dan Tachileik,” kata pejabat tersebut. Di daerah-daerah tersebut sekitar 90 orang terluka. Para petugas masih mencoba menjangkau beberapa daerah, tetapi ada beberapa tempat yang belum dapat dicapai.

Di seberang perbatasan, Pemerintah Thailand mengatakan, seorang perempuan 52 tahun tewas di distrik Mae Sai setelah dinding rumahnya runtuh.

Penduduk yang ketakutan di sepanjang wilayah itu meninggalkan rumah mereka saat gedung-gedung tinggi bergoyang. Rumah sakit serta sekolah-sekolah pun dievakuasi selama gempa itu.

Dari Yangon, Chris Herink, Country Director World Vision untuk Myanmar, mengatakan, di sana tampaknya tidak terjadi kerusakan infrastruktur yang hebat, meskipun bangunan retak dan pasokan air terganggu di beberapa wilayah kota itu. ”Keprihatinan nyata lebih ke pedesaan. Akan ada lebih banyak, saya takut untuk mengatakan, informasi tidak menyenangkan yang datang sepanjang hari ini,” katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X