Bertutur soal Kekejaman Pasukan Khadafy

Kompas.com - 23/03/2011, 10:26 WIB
EditorEgidius Patnistik
Oleh: Musthafa Abd Rahman

Sepasang suami-istri asal Libya bernama Saleh Muhammad (50) dan Najwa (40) beserta seorang putri, Senin (21/3) sore, tiba di kota Marsa Matrouh, Mesir. Kota ini terletak sekitar 220 kilometer di sebelah timur perbatasan Mesir-Libya. Mereka ditempatkan di sebuah flat oleh salah seorang tokoh di kota itu.

Muhammad dan Najwa berasal dari kota Al-Maraj, Libya, sekitar 75 km di sebelah timur kota Benghazi. Dia lari dari kota itu ketika pasukan loyalis Moammar Khadafy mendekat ke Benghazi hari Sabtu lalu.

”Saya takut saat melihat banyak penduduk Benghazi melintasi Al-Maraj hari Sabtu lalu. Mereka lari untuk menghindari pasukan Khadafy yang sudah mendekat ke Benghazi. Penduduk Al-Maraj juga ikut hengkang. Kalau Benghazi jatuh ke tangan Khadafy, Al-Maraj akan ikut jatuh,” kata Muhammad.

Warga Libya lain dari kota Ajdabiya, Abdul Hamid (32), juga mengatakan terpaksa lari ke Mesir ketika pasukan Khadafy hendak memasuki kota itu pekan lalu.

”Pasukan Khadafy menembaki warga Ajdabiya yang belum sempat lari. Pasukan itu bahkan membunuh para pasien korban cedera peperangan yang dirawat di rumah sakit Ajdabiya. Bahkan, telah terjadi pembantaian di Ajdabiya oleh pasukan Khadafy,” tutur Abdul Hamid.

Menurut dia, sebagian besar kota Ajdabiya hancur dan nasib sisa penduduk yang tidak sempat lari belum diketahui.

Sebagian besar dari sekitar 130.000 penduduk Ajdabiya sudah hengkang dari kota itu sebelum pasukan Khadafy memasuki kota.

Muhammad dan Najwa serta Abdul Hamid adalah sebagian dari sekitar 200 keluarga asal Libya yang kini ditampung di berbagai rumah milik penduduk Marsa Matrouh sejak Jumat pekan lalu.

Sebagian besar dari sekitar 200 keluarga asal Libya yang kini ditampung di Marsa Matrouh itu berasal dari Benghazi dan Ajdabiya. Kota Ajdabiya sempat dikuasai pasukan Khadafy pekan lalu sebelum dikuasai kembali oleh kaum revolusioner setelah pemberlakuan zona larangan terbang di atas Libya sejak Sabtu malam lalu oleh Dewan Keamanan PBB.

Dibiayai Mesir

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X