Pesawat Israel Tewaskan 2 Pejuang Hamas

Kompas.com - 17/03/2011, 00:42 WIB
Editoryuli

KOTA GAZA, KOMPAS.com — Pesawat Israel menembakkan roket ke sebuah tempat pelatihan Hamas di Jalur Gaza, Rabu (16/3/2011), menewaskan dua pejuang kelompok tersebut.

Serangan udara itu menghantam fasilitas sebelah timur Kota Gaza, menewaskan dua orang dan mencederai dua lain, kata juru bicara pelayanan darurat, Adham Abu Selmiya.

Dalam pernyataan yang dikirim kepada AFP, kelompok itu menyebutkan, korban tewas adalah Ghassan Abu Am (27) dan Adnan Shtewih (25), keduanya anggota Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap bersenjata Hamas.

Serangan itu ditujukan pada kamp pelatihan Abu Jaarad di distrik Zeitun yang digunakan oleh pasukan keamanan Hamas, kata beberapa saksi.

Militer Israel mengonfirmasi serangan udara itu dengan mengatakan bahwa mereka menyerang "sebuah pusat terorisme aktif" setelah serangan roket pagi hari ke Israel selatan, yang tidak menjatuhkan korban atau menimbulkan kerusakan.

Setelah serangan udara itu, sebuah mortir ditembakkan ke Israel, tetapi tidak ada korban atau kerusakan, kata militer. Militer menyatakan, gerilyawan Gaza menembakkan lebih dari 60 proyektil ke Israel sejak awal tahun ini.

Israel meluncurkan perang 22 hari di Jalur Gaza dua tahun lalu dengan tujuan menghentikan serangan-serangan roket dan mortir yang hampir setiap hari ke negara Yahudi tersebut.

Jumlah serangan dari wilayah kantong Palestina itu mengalami penurunan dramatis sejak perang itu, meski sepanjang tahun 2010 hampir 200 roket ditembakkan ke Israel, kata militer.

Jalur Gaza, kawasan pesisir yang padat penduduk, diblokade oleh Israel dan Mesir setelah Hamas berkuasa hampir tiga tahun lalu.

Israel menggempur habis-habisan Jalur Gaza dua tahun lalu dengan dalih untuk menghentikan penembakan roket yang hampir setiap hari ke wilayah negara Yahudi tersebut.

Perang di dan sekitar Gaza meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember 2008.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.