99 WNI dari Jepang Tiba di Jakarta - Kompas.com

99 WNI dari Jepang Tiba di Jakarta

Kompas.com - 15/03/2011, 20:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 99 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Jepang tiba di Jakarta. Kehadiran seluruh WNI tersebut disambut Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Beberapa WNI yang tiba di Jakarta merupakan mahasiswa yang tengah menempuh studi di Jepang. Selain itu, juga ada yang tengah bekerja di Negeri Sakura.

”Kami mensyukuri dan bahagia dengan kedatangan saudara-saudara kita di Tanah Air,” kata Marty, Selasa (15/3/2011) di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta.

Di dalam sambutannya, Marty menyatakan betapa proses evakuasi WNI dari Jepang sulit dilakukan. Ia pun mengapresiasi kerja KBRI di Tokyo serta Konjen di Osaka.

”Atas kerja sama semua pihak, saya berterima kasih sambil kita sambut yang di sini, saya juga menyatakan bahwa kita tetap harus konsen pada WNI yang masih di sana. Semoga bisa dilindungi dan bisa dievakuasi,” tutur Marty.

Rombongan datang sekitar pukul 19.50. Kedatangan rombongan ini sudah dinantikan sekitar 100 anggota keluarga di Kemlu.

Seorang nenek, Erlinda, tak kuas menahan harunya ketika pertama kali menggendong sang cucu yang sempat tak jelas kabarnya itu. ”Ini Nadia Sofiah, cucu pertama saya, umurnya baru dua minggu. Perasaan saya sangat khawatir karena sempat tidak terdata KBRI, alhamdulillah selamat,” ujar Erlinda.

Anak Erlinda, Nuansa Sulaiman, tengah menimba ilmu untuk meraih gelar S-3 di Universitas Tohoku. Nuansa tinggal di Sendai, salah satu tempat bencana tsunami yang mengalami kerusakaan yang cukup parah. Di sana, Nuansa tinggal bersama seorang anak dan istrinya.

”Ini baru pertama kali saya bertemu cucu saya, dia lucu sekali,” ucap sang nenek yang tak henti-hentinya mencium pipi cucunya tersebut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

    Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

    Regional
    MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

    MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

    Megapolitan
    Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

    Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

    Regional
    Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

    Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

    Regional
    Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

    Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

    Internasional
    Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

    Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

    Regional
    Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

    Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

    Nasional
    'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

    "Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

    Internasional
    Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

    Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

    Nasional
    Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

    Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

    Internasional
    Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

    Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

    Nasional
    Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

    Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

    Megapolitan
    PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

    PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

    Nasional
    Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

    Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

    Internasional
    Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

    Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

    Regional

    Close Ads X