Ini Gempa Terbesar di Jepang

Kompas.com - 11/03/2011, 17:13 WIB

KOMPAS.com — Bukan hanya salah satu gempa terbesar dalam 20 tahun terakhir. Gempa berkekuatan 8,9 yang terjadi di Jepang, Jumat (11/3/2011) siang, tercatat sebagai gempa terbesar sepanjang sejarah yang pernah terjadi di Negeri Sakura itu. Sepanjang catatan kegempaan di Jepang, belum pernah terjadi gempa sekuat itu.

Gempa paling mematikan di Jepang tercatat terjadi pada 1891. Gempa yang berpusat di Kanto itu hanya berkekuatan 7,9, tapi menewaskan sekitar 140.000 orang di wilayah sekitar Tokyo. Dengan kekuatan sebesar 8,9, gempa terakhir tersebut jauh lebih kuat ketimbang gempa di Kanto, namun tidak terlalu besar dampaknya bagi Kota Tokyo.

"Kami memperkirakan jatuh banyak korban dan kerusakan yang meluas," kata Kevin McCue, seismolog di Central Queensland University di Canberra, Australia, seperti dilansir situs web ABC, Jumat. Namun, jumlah korban di Tokyo diperkirakan tidak sebanyak di Kanto 120 tahun lalu karena pusat gempa saat ini jauh di utara, sekitar 376 km dari Tokyo.

Jepang yang terletak di jalur gunung api atau Cincin Api Pasifik memang termasuk wilayah yang sering terlanda gempa. Beberapa data gempa besar di Jepang yang terekam adalah gempa berkekuatan 8,5 di Sanriku pada tahun 1896 yang menewaskan 27.000 orang dan menyebabkan tsunami setinggi 25 meter. Selain itu adalah gempa Kobe yang terjadi pada tahun 1995 berkekuatan 6,9 skala richter dan menewaskan 5.502 orang.


Gempa Jepang hari ini berkekuatan 8,9 skala richter. Gempa terjadi pada pukul 14.46 waktu setempat dan berpusat di 376 km tenggara Tokyo. Gempa ini telah mengakibatkan tsunami setinggi 4 meter dan berpotensi tsunami hingga 10 meter. Peringatan tsunami diperluas hingga Pasifik, Filipina, dan Indonesia.

Co-Director Australia Tsunami Research Center Professor James Goff mengatakan, gempa yang terjadi kali ini akan mampu melihat kekuatan bangunan tahan gempa Jepang, keampuhan perangkat peringatan tsunami, serta rencana evakuasi. "Peristiwa ini akan menjadi serangkaian tes untuk mereka semua," katanya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

    Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

    Internasional
    Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

    Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

    Internasional
    Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

    Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

    Internasional
    Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

    Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

    Internasional
    Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

    Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

    Internasional
    Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

    Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

    Internasional
    Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

    Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

    Internasional
    Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

    Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

    Internasional
    Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

    Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

    Internasional
    Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

    Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

    Internasional
    Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

    Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

    Internasional
    Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

    Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

    Internasional
    Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

    Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

    Internasional
    Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

    Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

    Internasional
    Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

    Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

    Internasional

    Close Ads X