Keturunan China Jadi Dubes AS di Beijing

Kompas.com - 10/03/2011, 11:52 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama, Rabu, menyebut Gary Locke menjadi duta besar Amerika keturunan China pertama untuk Beijing. Ia berharap, Locke yang merupakan salah satu contoh dari impian Amerika itu dapat mengatur hubungan dua negara yang sering bersitegang tersebut.

Para senator AS mengindikasikan, mereka cenderung untuk menyetujui Locke menggantikan Duta Besar Jon Huntsman, yang akan meninggalkan Beijing karena berniat untuk menjadi calon dari Partai Republik dalam menantang Obama pada pemilihan presiden tahun depan.

Locke, 61 tahun, tumbuh di proyek perumahan di Seattle dan menempuh pendidikan di Universitas Yale, lalu menjadi seorang jaksa, gubernur negara bagian Washington dan, sejak Obama berkuasa tahun 2009, menjadi menteri perdagangan AS. Saat diapit oleh Obama dan Hillary Clinton, Locke mengatakan, ayahnya, yang meninggal Januari lalu, akan "berseri-seri dengan bangga" atas pengangkatannya sebagai duta besar.

"Saya akan kembali ke tempat kelahiran kakek saya, ayah saya, ibu saya, dan sisinya keluarga. Dan saya akan melakukannya sebagai pendukung setia dan penuh semangat untuk Amerika, negara di mana saya lahir dan dibesarkan," kata Locke.

Nominasi ini menandai tonggak sejarah bagi warga Amerika keturunan Asia, yang telah menyuarakan keprihatinan sepanjang sejarah AS karena selalu dilihat sebagai orang asing. Selama Perang Dunia II, pihak berwenang AS menahan lebih dari 100.000 orang Amerika keturunan Jepang. Pemerintah AS mempertanyakan loyalitas bahkan untuk mereka yang lahir dan dibesarkan di AS.

Kakek Locke berimigrasi ke negara bagian Washington, di mana ia menjadi seorang pembantu rumah sebagai bayaran atas pelajaran bahasa Inggris. Ia kemudian kembali ke China, di sana ayah Locke lahir. Locke, yang membantu di toko kelontong ayahnya di Seattle, tidak bisa berbicara bahasa Inggris sampai ia masuk sekolah.

Locke akan menjabat sebagai duta besar pada saat terjadi kompleksitas dalam hubungan AS-China, yang penuh dengan  berbagai sengketa, termasuk tentang kebijakan-kebijakan eknomi pendorong ekspor Beijing, peningkatan anggaran militer, dan catatan tentang hak asasi manusia.

"Saya berpikir tidak ada orang lain yang lebih berkualitas dibanding Gary Locke," kata Obama. "Lanjutan kerja sama antara negara kita akan baik bagi Amerika. Ini (juga) akan baik bagi China. Dan itu akan baik bagi dunia. Sebagai cucu seorang imigran China yang terus hidup dalam impian Amerika, Gary adalah orang yang tepat untuk melanjutkan kerja sama ini," lanjut Obama.

Namun, sebagai duta besar, tanggung jawab Locke tidak hanya pada perdagangan, tetapi mencakup topik-topik sensitif seperti hak asasi manusia. Para pemimpin komunis China kini menghadapi kritik atas tindakan keras mereka yang mencegah protes demokrasi bergaya Timur Tengah di negara tirai bambu itu. Para pengguna internet China bulan lalu memposting foto-foto dan sebuah video Huntsman di dekat sebuah daerah di pusat kota Beijing di mana para aktivis menyerukan demonstrasi. Namun, kedutaan Amerika mengatakan, kehadiran duta besar itu kebetulan semata.

Obama dan Locke tidak menyebutkan masalah hak asasi manusia di penampilan mereka. Mereka hanya fokus pada bisnis. Obama mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan AS akan mengandalkan (Locke) untuk "bisa mewakili kepentingan mereka di depan para pemimpin tertinggi China".

Nominasi Locke mendapat pujian luas dari para pemimpin bisnis. Dave Cote, pemimpin konglomerasi Honeywell, memuji "pilihan yang menginspirasi" itu dan mengatakan Locke akan "dihormati di China dan di sini di Amerika Serikat".

Mike Honda dari California, seorang Amerika keturunan Jepang yang memimpin kaukus Amerika-Asia di Kongres selama tujuh tahun, mendesak Senat agar cepat mengonfirmasi Locke yang ia disebut sebagai "pembuka jalan Amerika-China" dan "pelayan publik yang berdedikasi". "Saat kepentingan AS di China dan seluruh kawasan Asia Pasifik meningkat, saya tidak mengatahui orang lain yang lebih mampu yang dapat mewakili bangsa kita," kata Honda.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X