Masih Ada 61 WNI di Libya

Kompas.com - 07/03/2011, 15:45 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Luar Negeri mencatat, masih ada 61 warga negara Indonesia berada di Libya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, WNI yang tersisa di Libya dalam kondisi aman.

"Sebanyak 61 orang termasuk staf KBRI (Kedutaan Besar RI), mahasiswa, maupun TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Tentunya yang sekarang ini yang tersebar di beberapa tempat karena yang terkonsentrasi di Tripoli dan sekitarnya sudah terangkut. Yang tidak terdata masih kita cari ya," kata Michael dalam keterangannya di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/3/2011).

Michael mengatakan, jumlah WNI yang keluar dari Libya mencapai 809 orang. Sebanyak 489 orang dari 809 WNI tersebut dievakuasi melalui penerbangan yang dilakukan dua kali dari Libya ke Tunis. Dari 489 orang tersebut, 229 orang telah tiba di Indonesia dan 260 orang lainnya masih berada di Kedutaan Besar RI untuk Tunisia.

"489 orang dievakuasi melalui penerbangan, di perbatasan 34 orang, lalu evakuasi mandiri oleh warga kita 92 orang, dan ada 194 orang yang sudah keluar dari Libya sebelum krisis terjadi," paparnya.

Upaya evakuasi WNI tersebut, lanjut Michael, terus dikelola oleh Satuan Tugas Evakuasi Libya yang dipimpin Hassan Wirajuda. Pemerintah menghendaki untuk menjangkau sebanyak mungkin WNI yang berada di Libya untuk dipulangkan.

Dia juga mengatakan, tidak semua WNI di Libya akan pulang ke Indonesia. Sejumlah mahasiswa dan TKI memilih tetap di Tunisia, menunggu situasi di Libya normal. "Karena mereka ada kepentingan untuk segera kembali ke Libya," tandas Michael.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X