Biksu Ini Dibantai Saat Kumpulkan Derma

Kompas.com - 06/03/2011, 15:50 WIB
EditorBenny N Joewono

BANKOK, KOMPAS.com — Pria-pria bersenjata membunuh seorang biksu Buddha dan mencederai dua lainnya ketika mereka sedang mengumpulkan derma di wilayah selatan Thailand.

Tiga biksu ditembak oleh dua penyerang yang mengendarai sepeda motor saat mereka melalui satu daerah yang ramai di Provinsi Pattani.

Para biksu sering dikawal untuk mencegah mereka diserang, tetapi polisi mengatakan para korban tidak dikawal karena mereka merasa tidak dalam bahaya di satu pasar karena banyak orang.

Kelompok garis keras Islam melancarkan aksi perlawanan berdarah di wilayah Thailand paling selatan yang berbatasan dengan Malaysia sejak awal tahun 2004 dan menyebabkan 4.400 orang tewas termasuk warga Muslim dan Buddha.

Aksi kekerasan tampaknya meningkat baru-baru ini. Sebuah bom di Provinsi Yala menewaskan sembilan warga desa pada Januari lalu. Seminggu sebelumnya kelompok gerilyawan menyerang satu pangkalan militer dan menewaskan empat tentara.

Bulan lalu satu granat dan serangan bom di sebuah bar karaoke di Kota Narathiwat mencederai 17 orang. Satu ledakan lain di jalan yang ramai di Kota Yala menewaskan seorang pekerja toko dan mencederai 13 orang lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.