191.000 Orang Melarikan Diri dari Libya

Kompas.com - 06/03/2011, 07:43 WIB
EditorBenny N Joewono

ZURICH, KOMPAS.com - Berdasarkan laporan PBB, lebih dari 191.000 orang telah melarikan diri dari Libya, saat kekerasan untuk menjatuhkan Moammar Khadafi terus merebak.

"Secara keseluruhan 191.748 orang, sebagian besar pekerja imigran, telah melarikan diri dari Libya", kata Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam satu laporan yang mengutip sejumlah pejabat dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Sampai Kamis, bagian terbesar dari mereka itu, 104.275 orang, melarikan diri ke Tunisia.

Penyelamatan terhadap para pengungsi ini agak sulit dilakukan akibat konflik yang terus berkembang antara pasukan yang setia pada Khadafi yang menguasai perbatasan Tunisia-Libya.


OCHA menambahkan, banyak pengungsi yang masih belum berhasil dievakuasi. Sekitar 3.500 pekerja Bangladesh telah pulang, Sabtu (5/3/2011).

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

    Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

    Internasional
    Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

    Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

    Internasional
    Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

    Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

    Internasional
    Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

    Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

    [POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

    Internasional
    PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

    PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Internasional
    Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

    Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

    Internasional
    Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

    Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

    Internasional
    2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

    2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

    Internasional
    Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

    Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

    Internasional
    Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

    Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

    Internasional
    Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

    Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

    Internasional
    Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

    Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

    Internasional
    Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

    Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X