WNI Kembali ke Mesir

Kompas.com - 05/03/2011, 11:26 WIB
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Satgas Penanganan Warga Negara Indonesia di Mesir dan Libya, Hasan Wirajuda, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia mulai menerbangkan kembali warga Indonesia yang pernah dievakuasi dari Mesir ke Tanah Air ketika negara di Afrika utara itu bergejolak.

Sebanyak 20 warga negara Indonesia (WNI) dan dua bayi diterbangkan ke Kairo sebagai tahap awal dengan pesawat Garuda Indonesia, Jumat (4/3/2011) sore. Mereka bertolak ke Kairo dari Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta.

"Pemberangkatan ini merupakan tahap pertama proses pengembalian WNI ke Mesir. Proses pengembalian WNI ke Mesir akan dilanjutkan secara bertahap setiap harinya," kata Hasan yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden kepada para wartawan, Sabtu (5/3/2011).

Ketika situasi memanas, Pemerintah Indonesia setidaknya mengevakuasi 2.432 WNI. Terkait penggunaan pesawat komersial, Hasan mengatakan bahwa hal itu dilakukan demi efisiensi anggaran.

Saat ini sebagian besar mahasiswa Indonesia telah mendaftar ke Kementerian Pendidikan Nasional untuk dikembalikan ke Mesir. Ujian di sebagian besar universitas di Mesir akan berlangsung pada awal Mei mendatang.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

    Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

    Internasional
    Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

    Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

    Internasional
    Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

    Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

    Internasional
    Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

    Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

    [POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

    Internasional
    Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

    Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

    Internasional
    Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

    Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

    Internasional
    Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

    Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

    Internasional
    Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

    Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

    Internasional
    Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

    Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

    Internasional
    Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

    Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

    Internasional
    Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

    Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

    Internasional
    Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

    Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

    Internasional
    Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

    Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

    Internasional
    Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

    Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X