KBRI Pulangkan Sembilan Korban

Kompas.com - 05/03/2011, 02:00 WIB
EditorJosephus Primus
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, akan memulangkan ke Tanah Air, sembilan orang perempuan yang diduga korban perdagangan manusia oleh oknum yang mengaku sebagai agen sekaligus majikannya. "Sembilan orang tersebut saat ini kami tampung di "Rumah Kita" yang dikelola oleh KBRI," kata Atase Ketenagakerjaan KBRI Kuala Lumpur, Agus Triyanto, saat dijumpai di kantornya, Jumat (4/3/2011).
   
Para perempuan tersebut diusahakan bisa kembali ke Indonesia dalam waktu dekat ini setelah gaji selama mereka dipekerjakan sebagai petugas kebersihan diterima. "Kami minta majikan tempat dia dipekerjakan sebagai cleaning service membayarkan gajinya. Sekarang sudah dalam proses penyelesaian di perbankan. Kalau Senin (7/3/2011) semuanya bisa diselesaikan, diusahakan Selasa (8/3/2011) mereka sudah bisa dipulangkan ke Tanah Air," ungkapnya.
   
"Kami juga telah memulangkan 13 korban trafficking setelah mereka mendapatkan hak-haknya, terutama soal gaji selama mereka dipekerjakan di sana," tambahnya.
   
Agus menjelaskan, sebanyak 22 perempuan, terdiri 13 perempuan yang telah dipulangkan dan 9 perempuan ditampung di "Rumah Kita", diindikasikan sebagai korban perdagangan manusia karena masuk ke negeri jiran ini tidak melalui perusahaan jasa pengerah tenaga kerja di Indonesia. Namun pada kenyataannya mereka dipekerjakan sebagai tenaga jasa kebersihan dengan berpindah-pindah meskipun memiliki paspor wisatawan.
   
Menurut Agus, para perempuan itu setelah diselidiki ternyata memilki izin kerja yang dibuatkan oleh majikannya sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT). "Tapi dalam sehari-harinya, mereka dijadikan pekerja cleaning service yang berpindah-pindah 4-5 tempat per hari," ungkapnya.
   
Setelah investigasi, ternyata tidak hanya 22 orang tersebut saja yang dijadikan cleaning service oleh agen sekaligus majikannya, tetapi jumlahnya mencapai 71 orang dan semuanya perempuan. "Akhirnya, beberapa bulan lalu, tempat tersebut digrebek oleh pihak kepolisian dan para tenaga kerja tersebut ditampung dan jumlahnya mencapai 71 orang," urainya.
   
Para perempuan tersebut saat ini ditampung di rumah perlindungan perempuan di Bukit Ledang dan jumlahnya tinggal 49 orang karena 22 orang telah diurus kepulangannya oleh KBRI.
   
Adapun ke-49 perempuan lainnya, menurut Agus, saat ini juga sedang menunggu proses penyelesaian gaji dengan tempat kerja oleh agen sekaligus majikannya.
   
Sementara itu, agen sekaligus majikannya tersebut saat ini sudah ditangkap dan ditahan oleh kepolisian Malaysia. Berdasarkan data yang diperoleh, ternyata Direktur S.I Setia Sdn Berhad, yaitu Mr Lee, memang orang yang telah ditandai sebagai pelaku kejahatan tersebut. "Mr Lee menjadi agen sekaligus majikan dari 71 perempuan yang ditipunya tersebut. Dia kini sudah ditahan pihak kepolisian Malaysia," kata Agus.
 
 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X