Nasib Al Qaeda Diperdebatkan

Kompas.com - 04/03/2011, 10:38 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sejumlah analis, Rabu (2/3), meyakini adanya kebingungan luar biasa di kalangan garis keras pejuang jihad (jihadist) dalam menyikapi perkembangan dan situasi terakhir di Timur Tengah terkait gelombang revolusi rakyat yang terjadi di sejumlah negara.

Kebingungan terutama soal bagaimana mereka harus bersikap, mengartikan, dan mengaitkan semua peristiwa itu dengan visi dan garis perjuangan mereka dalam menegakkan kepemimpinan Islam di dunia, seperti yang selama ini dipaksakan oleh kelompok Al Qaeda.

Berbagai kebingungan dan bahkan perpecahan pendapat muncul dalam beberapa ”diskusi” yang mereka gelar. Hal ini, antara lain, terlihat melalui jaringan internet (online) macam Forum Shumukh al-Islam, yang dimonitor kelompok intelijen SITE Intelligence Group.

Selama ini mereka diketahui berdiam diri dan tidak menanggapi aksi rakyat di sejumlah negara. Hal ini diyakini sebagai cara mereka menyerap dan mencerna apa yang terjadi di kawasan tersebut.

Beberapa dari mereka menganggap kondisi ini adalah saat yang paling membahayakan bagi keberadaan mereka. Namun, sebagian lain justru memandangnya sebagai peluang.

Ada juga kelompok yang menganggap tidak ada yang berubah pascaberbagai gejolak di Timur Tengah ini. Mereka tidak khawatir kerusuhan yang terjadi bakal mengganggu atau bahkan memperburuk perjuangan mereka.

Berbagai tanggapan yang muncul dalam forum itu diyakini menunjukkan kalkulasi yang telah dibuat dalam lingkaran kelompok-kelompok jihad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Apanya yang berubah?” tulis Abu Musab al-Dhahak dalam forum online itu.

Menurut dia, rakyat di sejumlah negara yang bergolak itu sama sekali tidak mengusir atau mengubah apa pun selain sekadar wajah dan simbol.

Bagi Al-Dhahak, kejatuhan rezim harus diterjemahkan sebagai jatuhnya demokrasi dan berdaulatnya syariat Tuhan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X