PM Mesir Mundur

Kompas.com - 03/03/2011, 20:44 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafiq mundur dari jabatannya. Menurut warta AP dan AFP pada Kamis (3/3/2011), dewan militer yang berkuasa di Negeri Piramid itu mengeluarkan pernyataan tertulis soal pengunduran itu. Masih di dalam pernyataan tersebut, pihak militer menunjuk Menteri Perhubungan Essam Sharaf membentuk pemerintahan baru.

Shafiq sejatinya belum memerintah lama. Pasalnya, ia ditunjuk memangku jabatan tersebut beberapa hari sebelum Presiden Hosni Mubarak lengser oleh kekuatan antipemerintah pada 11 Februari 2011. Shafiq memang disebut-sebut terlalu dekat dengan rezim Mubarak. "Dewan tertinggi militer memutuskan menerima pengunduran diri Perdana Menteri Ahmed Shafiq dan menunjuk Essam Sharaf membentuk pemerintahan baru," kata militer dalam pernyataannya di akun Facebook.

Mundurnya Shafiq adalah salah satu tuntutan penting para demonstran beserta pengunduran diri beberapa menteri penting yang diangkat sebelum Mubarak mundur. Sebaliknya, Sharaf secara terbuka mendukung revolusi dan ikut turun berdemonstrasi.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

    Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

    Internasional
    Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

    Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

    Internasional
    Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

    Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

    Internasional
    Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

    Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

    Internasional
    Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

    Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

    Internasional
    Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

    Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

    Internasional
    Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

    Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

    Internasional
    Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

    Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

    Internasional
    Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

    Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

    Internasional
    Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

    Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

    Internasional
    Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

    Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

    [POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

    Internasional
    Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

    Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

    Internasional
    Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

    Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

    Internasional
    Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

    Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X