216 WNI Lagi Dievakuasi dari Tripoli

Kompas.com - 02/03/2011, 05:16 WIB
Editoryuli

KAIRO, KOMPAS.com - Sebanyak 216 warga negara Indonesia (WNI) pada Selasa (1/3) pukul 21.45 waktu setempat atau Rabu (2/3/2011) pukul 4.45 WIB meninggalkan Bandara Internasional Tripoli, Libya, menuju Tunis, Tunisia.

"Kloter kedua evakuasi baru saja tinggalkan bandara Tripoli jumlahnya 216 orang termasuk 92 mahasiswa," kata Duta Besar RI untuk Libya, Sanusi, kepada ANTARA di Kairo, Selasa malam.

Ini merupakan kloter kedua evakuasi WNI menyusul kloter pertama pada Sabtu (26/2) sebanyak 253 orang dengan pesawat yang sama, yaitu Tunisia Air yang dicarter KBRI Tunis.

WNI yang masih tinggal di Libya terdata beberapa orang lagi, terdiri dua mahasiswa dan lainnya tenaga kerja wanita, di samping staf KBRI Tripoli.

"Dua mahasiswa yang ingin tetap di Libya itu merasa aman tinggal di asrama universitas, begitu pula beberapa TKW juga menganggap aman tinggal bersama majikan mereka," kata Dubes Sanusi.

Sementara itu, dua dari lima  TKW yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Istana Presiden Libya telah dievakuasi, dan tiga TKW lagi masih tinggal di keluarga Presiden Moammar Khadafy.

Menurut Dubes Sanusi, proses evakuasi kloter kedua ini tergolong cukup lancar, yaitu hanya sekitar 12 jam menunggu di Bandara Tripoli dibanding kloter pertama yang harus menunggu di bandara Tripoli sekitar 40 jam akibat keterlambatan pesawat.

Tertundanya penerbangan Tunisia Air pada kloter pertama tersebut disebabkan oleh lambatnya pemberian izin mendarat dari pihak berwenang Libya. Suasana di Bandara Tripoli saat ini masih dipadati oleh warga asing yang berusaha menyelamatkan diri dari aksi kekerasan di negara itu.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

    Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

    Internasional
    Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

    Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

    Internasional
    50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

    50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

    Internasional
    Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

    Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

    Internasional
    China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

    China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

    Internasional
    AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

    AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

    [POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

    Internasional
    Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

    Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

    Internasional
    Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

    Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

    Internasional
    'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

    "Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

    Internasional
    Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

    Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

    Internasional
    Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

    Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

    Internasional
    China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

    China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

    Internasional
    Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

    Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

    Internasional
    Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

    Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X