Benghazi Proklamasikan Pemerintah Baru

Kompas.com - 27/02/2011, 07:15 WIB
Editoryuli

BENGHAZI, KOMPAS.com - Bekas Menteri Kehakiman Libya, Mustafa Abdel Jalil, Sabtu (26/2/2011) malam, memproklamasikan terbentuknya pemerintahan baru yang akan menyiapkan pemilihan umum selama tiga bulan.

"Pemerintahan nasional kami memiliki tokoh-tokoh militer dan sipil. Pemerintah itu akan memimpin selama tidak lebih dari tiga bulan, dan kemudian akan ada pemilihan yang adil dan rakyat akan memilih pemimpin mereka," kata Mustafa Abdel Jalil kepada televisi Al Jazeera dalam wawancara langsung dari Al-Baida di timur Benghazi.

Benghazi terletak 1.000 Km di timur ibukota Tripoli, dan menjadi basis pemberontakan anti-pemerintah serta memicu banyak kota di Libya timur melepaskan diri dari rezim Muamar Gaddafi.

Abdel Hafiz Ghoga, juru bicara penyelenggara di Benghazi, mengumumkan pembentukan dewan kota di sana, yang dapat mengirim wakil ke kota-kota lain untuk berkoordinasi dengan organisasi yang sama.

Ia menyatakan setiap koordinator dewan pada akhirnya akan menjadi anggota pemerintah sementara. Belum ada hirarki pusat di bagian-bagian timur Libya yang telah membebaskan dirinya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X