Pesawat Telat Masuk, Evakuasi WNI Tertunda

Kompas.com - 26/02/2011, 21:16 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Sebanyak 257 warga negara Indonesia yang rencananya ikut dalam lanjutan evakuasi dari Libya tertahan di Bandar Udara Tripoli. Pasalnya, sebagaimana warta AP dan AFP pada Sabtu (26/2/2011), pesawat Tunis Air yang dicarter Pemerintah Indonesia untuk proses tersebut terlambat masuk ke Bandara Tripoli.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Muhammad Ibnu Said, rombongan pertama evakuasi warga Indonesia itu sudah menunggu di bandara lebih dari 24 jam. Mereka telah menyelesaikan proses lapor diri dan sudah melewati proses imigrasi kemarin. Akan tetapi, hingga Sabtu ini pesawat belum boleh terbang. Perjalanan udara dari Tripoli ke ibu kota Tunisia, Tunis, ditempuh selama sekitar 1 jam 10 menit.

Muhammad Ibnu Said mengatakan, KBRI Tunisia telah menyiapkan akomodasi untuk menampung WNI yang dievakuasi dari Libya yang sedang dilanda kerusuhan. "Kami sudah menyiapkan penampungan di Wisma Duta, di KBRI, di rumah staf dan juga di losmen yang kita sewa," kata Muhammad Ibnu Said.

Mereka rencananya akan berada di Tunisia selama beberapa hari sebelum diterbangkan ke Indonesia. Jumlah WNI di Libya diperkirakan sekitar 875 orang, antara lain pekerja minyak, pekerja konstruksi, pembantu rumah tangga, dan mahasiswa.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

    Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

    Internasional
    Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

    Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

    Internasional
    Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

    Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

    Internasional
    Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

    Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    [POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Internasional
    Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

    Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

    Internasional
    Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

    Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

    Internasional
    Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

    Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

    Internasional
    Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

    Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

    Internasional
    Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

    Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

    Internasional
    MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

    MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

    Internasional
    Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Internasional
    Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

    Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

    Internasional
    Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

    Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

    Internasional
    Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

    Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X