Menlu: WNI di Libya Hindari Keramaian

Kompas.com - 23/02/2011, 10:25 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa meminta warga negara Indonesia di Libya untuk menghindari tempat-tempat keramaian menyusul situasi yang memanas di negara pimpinan Moammar Khadafy itu.

"Kita meminta WNI untuk tetap waspada dan menghindari tempat-tempat keramaian dan terus berkomunikasi dengan KBRI di sana," ujar Marty singkat kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Pemerintah, kata Marty, telah mempersiapkan langkah-langkah tertentu untuk mengamankan WNI di Libya. Namun, Marty tak menjelaskan secara rinci rencana tersebut. Rencana pengamanan terhadap WNI di Libya dikatakan Marty lebih menantang dibandingkan di Mesir.

"Namun, khusus Libya, ini berbeda dengan keadaan di Mesir. Kalau keadaan Mesir, pemerintah di sana terbuka dan memfasilitasi warga negara Indonesia. Sementara di Libya sifatnya kebalikan dari itu. Semua jalur penerbangan udara, darat, dan laut itu agak sulit, sehingga menimbulkan tantangan tersendiri," kata Marty.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X