Protes Bakar Diri Tewaskan Pria Senegal

Kompas.com - 21/02/2011, 12:00 WIB
EditorEgidius Patnistik

DAKAR, KOMPAS.com — Seorang pria Senegal akhirnya meninggal setelah selama dua hari dirawat karena membakar diri di gerbang istana presiden di Dakar sebagai protes atas tingginya pengangguran, kata sumber rumah sakit, Minggu (20/2/2011).

Oumar Bocoum merupakan korban bakar diri terbaru sejak warga Tunisia, Mohamed Bouazizi, membakar diri pada Desember lalu—kemudian memicu demonstrasi yang  menggulingkan pemimpin otoriter Zine al-Abidine Ben Ali. "Jenazah Bocoum dibawa ke kamar mayat pada pukul 02.00," kata sumber rumah sakit yang meminta namanya tidak disebutkan.

Media setempat melaporkan, pada akhir pekan, Bocum, mantan tentara, meninggalkan pesan yang mengatakan "pekerjaan atau mati" sebelum membakar diri. Ia dibawa ke rumah sakit terdekat, tetapi meninggal karena luka yang diderita. Senegal sudah lama dikenal sebagai negara dengan demokrasi dan stabilitas di tengah kawasan Afrika Barat yang penuh dengan konflik.

Namun setahun menjelang pemilu, rasa frustrasi bertambah karena pemutusan aliran listrik, kurangnya kesempatan bagi kaum muda yang jumlahnya terus bertambah, dan meningkatnya urbanisasi. Namun, hanya sedikit pihak yang memperkirakan hal ini akan memicu gejolak di negara tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X