Mubarak Alihkan Kekuasaan ke Wapres

Kompas.com - 11/02/2011, 04:07 WIB
Editoryuli

KAIRO, KOMPAS.com — Presiden Mesir Hosni Mubarak ternyata tidak sudi lengser sebelum kekuasaannya berakhir secara konstitusional pada September nanti.

Tekad Mubarak itu berarti melawan kekuatan rakyat yang sudah dua pekan berdemonstrasi menuntut agar dia turun setelah 30 tahun berkuasa, sebagaimana disiarkan stasiun TV, Al Jazeera.

Mubarak justru bicara soal rencananya untuk mengamandemen enam pasal dalam Konstitusi Mesir, yakni Pasal 76, 77, 88, 93, dan 189.

Kendati demikian, Mubarak mengaku sudah mengalihkan sebagian kekuasaannya kepada Wakil Presiden Omar Suleiman, sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Ia berkata, kekuasaannya dialihkan ke Wakil Presiden untuk membuktikan bahwa tuntutan para demonstran akan terpenuhi melalui dialog. Mendengar pidato itu, para demonstran pun bereaksi spontan dengan melambaikan sepatunya ke arah Mubarak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X