Bersatu di Farmers Market

Kompas.com - 09/02/2011, 15:24 WIB
EditorI Made Asdhiana

Lorong itu penuh dengan deretan kios yang menawarkan masakan dari berbagai bangsa. Semua kios dirancang dengan konsep dapur terbuka, di mana pengunjung bisa melihat para koki sibuk mengolah makanan yang akan disajikan sambil berdiri mengantre giliran untuk dilayani.

Masakan yang ditawarkan di Farmers Market menggambarkan perpaduan budaya warga kota LA. Selain masakan khas Amerika, seperti steak, sandwich, dan roasted beef, masih banyak lagi gerai yang menyediakan masakan Meksiko, Spanyol, China, Korea, Jepang, Prancis, atau masakan Yunani dan negara Mediterania lainnya. Semuanya bersatu di Farmers Market.

Rasanya cukup tergoda untuk mencoba makanan di situ satu per satu. Selain makanan, beberapa kios menawarkan cendera mata untuk wisatawan. Ada kios mainan, butik penjual parfum, kaos, toko cokelat, es krim, toko kue khusus untuk anjing, dan masih banyak lagi. Totalnya ada lebih dari 100 kios di Farmers Market.

Setelah puas berkeliling di dalam pasar, kami memilih duduk di salah satu sudut lorong yang dilengkapi penghangat udara. Hawa dingin yang menyergap membuat perut segera merasakan lapar.

Malam itu kami memutuskan menyambangi Magee’s Kitchen yang melegenda di LA. Cukup mudah menelusuri menu di Magee’s Kitchen karena tidak terlalu banyak masakan yang disajikan.

Salah satu menu favorit di situ adalah roasted beef yang disajikan dengan mash potato. Ada juga sandwich berisi irisan keju dan daging kalkun. Untuk roasted beef, pembeli bebas memilih dagingnya dimasak matang, setengah matang, atau bahkan dicampur keduanya.

Roasted beef ini disajikan dengan saus barbekyu yang dicampur dengan potongan kacang merah. Rasanya manis berbaur dengan daging panggang yang gurih. Butuh waktu lebih dari satu jam untuk menghabiskan satu piring besar roasted beef.

Semua kursi di lorong-lorong Farmers Market hampir terisi penuh dengan pengunjung yang ingin makan malam atau sekadar duduk ditemani secangkir kopi sambil mengobrol dengan teman.

Bagi warga LA, Farmers Market menjadi salah satu tempat favorit untuk bertemu. Bahkan, jargon ”temui saya di Fairfax dan Thirdstreet” yang populer digunakan remaja tahun 1950-an untuk berkencan, sampai sekarang masih digunakan bagi mereka yang ingin bertemu di Farmers Market.

Sarapan pagi

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.