Banglades Rusuh Lagi

Kompas.com - 08/02/2011, 03:17 WIB
Editor

Indeks saham patokan DGEN Dhaka, Senin, turun hampir 30 persen dari puncaknya awal Desember 2010. Ratusan investor ikut dalam aksi mogok setelah indeks merosot 5,7 persen pada hari Minggu, memicu aksi protes dari kalangan pedagang kecil di Dhaka. Pasar kehilangan 3,5 persen dalam lima menit pertama pada perdagangan Senin.

Bentrokan juga pecah di kantor pusat BNP, Dhaka. Polisi mengatakan, delapan bus dibakar massa. ”Ada 8.500 polisi dikerahkan di Dhaka,” kata Wakil Komisaris Polisi Dhaka Habibur Rahman kepada AFP. Menurut Reuters, lima orang terluka dalam insiden di Dhaka, termasuk dua orang kritis dan 50 orang terluka.

Massa meneriakkan slogan antipemerintah. Kantor BNP dikepung polisi antihuru-hara. Sebagian pengunjuk rasa membakar sebuah mobil di luar kantor partai. Polisi lalu menangkap seorang yang diduga penghasut.

”Polisi mendesak massa dengan pentungan dan meriam air agar kembali ke kantor partai. Polisi menahan 20 aktivis,” kata seorang saksi mata.

Pemogokan sering digunakan partai politik di Banglades untuk mendesak perlunya pergantian kekuasaan. Shamsul Haque Tuku, Menteri Negara Urusan Dalam Negeri, mengatakan, ”Pemogokan sebagai senjata politik sudah tidak mempan dan tidak cukup kuat menggoyahkan pemerintah.”

Ekonom Banglades mengatakan, akibat mogok, negara dirugikan 250 juta dollar AS per hari. Mayoritas warga di negara berpenduduk 150 juta orang ini miskin. (REUTERS/AFP/CAL)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X