Jerman Ingatkan Mesir

Kompas.com - 05/02/2011, 21:07 WIB
EditorJosephus Primus

MUENCHEN, KOMPAS.com — Kanselir Jerman Angela Merkel, Sabtu (5/2/2011), menyerukan kepada rakyat Mesir untuk bersabar. Merkel juga mengatakan, perubahan rezim harus diatur dengan sungguh-sungguh, merujuk pada pengalaman pribadinya dalam reunifikasi Jerman pada 1990. "Akan ada perubahan di Mesir dan tentu saja harus melalui cara yang damai serta masuk akal," kata Merkel dalam pidatonya pada Konferensi Keamanan Muenchen.

Merkel mengatakan, ketika Tembok Berlin diruntuhkan dalam pemberontakan damai pada November 1989, warga di Jerman Timur yang komunis—tempat ia dibesarkan—tidak sabar untuk bersatu dengan Jerman Barat. "Meskipun ini tidak secara langsung sebanding (dengan Mesir), kami tidak ingin menunggu satu hari lagi," kata Merkel.

"Kami ingin memiliki segera. Kami tidak ingin menunggu sampai reunifikasi Jerman terjadi," tuturnya lagi.

"Namun ketika itu terjadi pada Oktober (1990) dan kami melihat skala transisi yang diperlukan, kami cukup senang bahwa beberapa orang telah mempersiapkan hal-hal dengan benar," katanya.    

Dia menambahkan, "Ini berarti perubahan dapat diatur dan kami, Uni Eropa, seperti dikatakan kemarin (Jumat), ingin dapat membantu mengatur pengaturan itu (di Mesir)."

Pada pertemuan puncak di Brussels, 27 pemerintah Uni Eropa (UE) mengatakan bahwa proses transisi Mesir harus dimulai sekarang. UE juga mengeluarkan ancaman terselubung untuk menangguhkan bantuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.