Mesir Punya Resep Sendiri

Kompas.com - 05/02/2011, 18:48 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Terkesan bersikap bijak, Rusia melalui Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov tetap berhati-hati berkomentar tentang Mesir. Dalam tayangan Rusia News Channel Rossiya 24 pada Sabtu (5/2/2011), Lavrov mengatakan tidak ada resep tunggal untuk menyelesaikan krisis di Mesir dan beberapa negara di wilayah itu selain proses demokrasi dan pemenuhan kebutuhan ekonomi serta sosial masyarakat.

Menurut Lavrov, demonstrasi memang terjadi di negara lain, seperti Yaman dan Jordania serta rencananya akan dilakukan di Suriah.  "Akan tetapi, semua masalah itu tidak dapat diselesaikan dengan satu resep kebijakan yang sama karena situasinya berbeda," kata Lavrov.

Dia menambahkan soal pentingnya melakukan proses demokrasi dan menyediakan kebutuhan sosial ekonomi masyarakat.

Lavrov juga mengatakan, komunitas internasional harus menghormati hak Mesir dan tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri. Pernyataan ini pernah dilaporkan Kantor Berita Rusia Interfax, Jumat kemarin.

"Komunitas internasional dan 'pemain' luar seharusnya menghormati hak Mesir dan tidak mencampuri urusan dalam negeri serta membuat mereka terlibat dalam permainan politik," kata Lavrov dalam konferensi di Muenchen, Jerman.

"Kami berharap masyarakat Mesir secepat mungkin dapat menemukan resolusi damai di tengah krisis dialog," tutur Lavrov.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.