Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Blokir Internet, Mesir Rugi 90 Juta Dollar AS

Kompas.com - 04/02/2011, 10:04 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Gara-gara memblokir layanan internet dan telepon selama lima hari, Mesir mungkin mengalami kerugian ekonomi jutaan dollar AS. Organization for Economic Cooperation and development (OECD) yang bermarkas di Paris, Perancis memperkirakan nilai kerugian tersebut mencapai 90 juta dollar AS.

Menurut OECD, sektor telekomunikasi dan layanan internet di Mesir menyumbang 3-4 persen PDB (produk domestik bruto) atau sekitar 18 juta dollar AS per hari. Kerugian yang diderita bakal makin besar karena perusahaan-perusahaan teknologi yang telah berinvestasi di Mesir menutup kegiatan usahanya.

"Pemblokiran internet membuat negara tersebut akan mengalami kesulitan di masa depan untuk menarik perusahaan-perusahaan asing dan menjamin jaringan bisa diandalkan," tulis OECD.

Padahal, sektor teknologi informasi di Mesir diperkirakan bernilai sekitar 1 miliar dollar AS tahun lalu dan melayani pelanggan di seluruh dunia. Vodafone, misalnya, memiliki call center di Mesir yang melayani pelanggan di Selandia Baru. Sejak internet mati, 180 staf Vodafone tidak dapat bekerja dan perusahaan tersebut terpaksa harus mempekerjakan tambahan 100 pekerja di Selandia Baru untuk melayani pelanggan.

"Sementara kerugian langsung akibat matinya akses telekomunikasi sangat besar, kerugian sosial dan ekonomi bakal jauh lebih besar," lanjut OECD. Mesir bakal harus meyakinkan investor asing untuk tetap menanamkan modalnya di sektor telekomunikasi dan teknologi informasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com